LENSAINDONESIA.COM: Pasangan calon wali kota-calon wakil wali kota jalur independen dinyatakan Mohammad Yasin-Gunawan lolos verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya.

Sementara dua pasangan independen lainya, M Sholeh-Taufik Hidayat dan Usman – Sirojul belum memenuhi syarat dukungan KTP.

Komisioner KPU Kota Surabaya, Nafilah Astri mengatakan, dalam proses verifikasi yang dilakukan sejak tanggal 23 sd 26 Februari 2020, pasangan Mohammad Yasin-Gunawan yang memenuhi syarat untuk maju dalam pilkada.

“Dari Selain jumlah juga persebarannya sudah memenuhi yang disyaratkan oleh undang–undang,” ujar Nafilah, Kamis (27/02/2020).

Mohammad Yasin – Gunawan berhasil mengumpulkan 139.758 KTP dan persebarannya ada di 31 kecamatan.

Kemudian Sholeh-Taufik mendapatkan dukungan 140.384 KTP, namun saat diteliti yang lengkap dan memenuhi syarat hanya 86.404 lembar dokumen yang lengkap.

Lalu Usman – Sirojul tidak bisa terkonfirmasi. Pasangan tersebut gagal sejak awal, karena tidak menyertakan fotocopy KTP elektronik sebagai syarat mutlak maju dari jalur independen.

Dengan demikian KPU Kota Surabaya memutuskan yang berhak maju adalah Mohammad Yasin-Gunawan.

“Dari 3 pasang tersebut, pasangan Taufik-Sholeh mendapatkan dukungan 140.384 KTP, namun saat diteliti yang lengkap dan memenuhi syarat hanya 86.404 lembar dokumen yang lengkap. Sementara 53.980 tidak lengkap,” ujarnya

Diketahui, M Yasin merupakan Kepala Desa Pesarenan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang dan Gunawan adalah kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI).@LI-13