LENSAINDONESIA.COM: PT Suparma Tbk perpanjang menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk Industri Kecil Menengah (IKM) pembuatan tahu warga Desa Tropodo Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo.

General Affairs Manager PT Suparma Tbk, Yustiyohadi mengatakan, lanjutan penyaluran bantuan kayu bekas untuk bahan bakar pembuatan tahu akan dilakukan untuk enam bulan kedepan. “Bantuan ini akan dilakukan Maret hingga Agustus 2020, dengan jumlah kayu mencapai 56 ton,” ungkapnya dalam siaran persnya, Kamis (27/02/2020).

Seperti yang dilakukan sebelumnya, yakni CSR pertama pada Novemver 2019 – Januari 2020, bantuan tetap disalurkan untuk IKM milik Zaenal Arifindi warga Desa Tropodo Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo.

“Sampai Agustus, pak Zaenal akan menggunakan kayu dari kami untuk bahan bakar pembuatan tahu, ini adalah salah satu bentu kepedulian kami terhadap kelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Inisiatif penyaluran bantuan ini, menurut Yustiyohadi setelah tahun lalu IKM tahu di kawasan Krian Sidoarjo menjadi sorotan internasional, karena menggunakan plastik sebagai bahan bakar tungku pembuatan tahu.

“Pemerintah sekarang gencar melakukan sosialisasi 3R untuk perusahaan yakni Reuse, Reduce, dan Recycle. Kami bukan lagi 3R tapi sudah 4R, dimana R yang terakhir adalah Return to Earth atau kembali ke bumi,” jelasnya.

Dengan beralih ke kayu, lanjut Yustiyohadi asap yang dikeluarkan IKM tahu akan lebih ramah lingkungan dibanding dengan plastik. Selain itu abu sida pembakaran, juga masih dibisa diolah. “Kebutuhan Pak Zaenal dalam sehari sebanyak satu mobil pick up, stok kami cukup sampai enam bulan kedepan,” tuturnya.

Ia berharap, terobosan baru ini, dapat diikuti perusaan kertas lainnya yang ada di Jatim serta menggugah pemerintah untuk lebih memperhatikan IKM tahu. “Kami mencoba mengawali, semoga semakin banyak perusahaan kertas yang membantu IKM tahu, karena semua untuk masyarakat,” harapnya

Kepedulian PT Suparma Tbk terhadap lingkungan, mendapatkan apresiasi melalui Penghargaan Green Initiative Award dari Gerakan Plastik Akal Sehat untuk Indonesia (PASTI) yang diserahkan di Jakarta 19 Februari 2020.@wan