LENSAINDONESIA.COM: Tindak kejahatan kembali marak di wilayah hukum Polrestabes Surabaya. Dalam kurun waktu 19 hari, telah terjadi 2 kali aksi perampokan dan 1 kasus jambret. Tiga kasus ini terjadi pada siang dan sore hari.

Kasus perampokan yang pertama terjadi pada Sabtu 15 Februari 2019 di Toko Emas Sabar Jl Raya Wonokromo. Dalam kasus ini, pelaku yang berjumlah dua orang bersenjata pistol dan celurit berhasil membawa kabur berbagai jenis perhiasan emas seberat 200 gram setelah mambacok kepala seorang pegawai.  Dua pelaku yang mengendarai motor Honda Beat berhasil melarikan diri ke arah utara.

Aksi perampokan kedua terjadi di sebuah rumah di Jl Ngagel Tama Utara II siang tadi, Kamis (05/03/2020) sekitar pukul 12.40 WIB. Pelaku yang diduga beraksi seorang diri itu juga melukai Zulvida (73) pemilik rumah. Saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait barang berharga apa saja yang diambil pelaku dari rumah bernomor 17 tersebut. Meski begitu, berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku teridentifikasi memakai jaket merah.

Sedangkan kasus jambret terjadi pada Selasa 3 Maret 2020 sekitar pukul 10.00 WIB di Jl Ngagel Timur, depan Pabrik karung. Tragisnya, yang menjadi korban dari penjambretan ini adalah seorang ibu yang sedang hamil 9 bulan. Korban adalah Retno Wulansari (26) warga Jl Bulak Banteng IX, Surabaya.

Sunaryo, seorang pedagang di sekitar lokasi kejadian mengungkapkan, Retno yang mengendarai motor ke arah selatan lalu dipepet oleh dua pelaku yang berboncengan motor Suzuki Satria FU warna hitam. Palaku yang bergerak cepat itu kemudian menarik tas korban. Karena hilang keseimbangan, Rento yang beberapa lagi akan melakukan persalinan itu jatuh dari motor hingga mengalami patah tulang.@rofik