Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Pemprov Jatim sediakan aplikasi pendeteksi Virus Corona, ayo check up lewat ponsel sekarang!
checkupcovid19.jatimprov.go.id.
HEADLINE PROOTONOMI

Pemprov Jatim sediakan aplikasi pendeteksi Virus Corona, ayo check up lewat ponsel sekarang! 

LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah Provinsi Jawa Timur tanggap dalam langkah antisipasi mengatasi merebaknya virus Corona atau COVID-19 di wilayah Jatim.

Saat ini, Pemprov Jatim telah menyiapkan aplikasi khusus untuk memudahkan masyarakat mendeteksi diri sendiri untuk mengenali ciri-ciri penularan COVID-19.

Aplikasi tersebut adalah Jatim Self Assesment untuk mendeteksi diri (self check) COVID-19 yang bisa diakses melalui checkupcovid19.jatimprov.go.id.

Self check jadi solusi bagi jumlah penduduk di Jatim yang berjumlah 40,7 juta jiwa. Nanti akan tersambung dengan call center 1500117. Cara ini yang memungkinkan bisa menjawab pemeriksaan gejala diri masing-masing, apakah terkena virus COVID-19 atau tidak,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Rabu (18/03/2020).

Laman checkupcovid19.jatimprov.go.id bisa diakses dari telepon seluler maupun komputer, kapan pun dan dimana saja.

Khofifah berharap adanya aplikasi itu bisa memberikan layanan kesehatan sehingga masyarakat tak perlu berbondong-bondong ke rumah sakit untuk memastikan terkena virus COVID-19 atau tidak.

“Di laman itu ada pertanyaan dan jawaban yang diakhiri dengan kesimpulan. Dari situ dapat mendeteksi diri kita. Kalau kesimpulannya baik, maka tidak perlu khawatir. Tapi kalau kesimpulannya harus mendapat penanganan, maka ada call center yang 24 jam siap dihubungi untuk membantu,” tuturnya.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menegaskan teknologi tersebut merupakan yang pertama dan diharapkan ke depannya akan terkoneksi dengan pusat maupun provinsi lain.

Lebih lanjut, laman tersebut dibuat oleh dr Makhyan Jibril Al Farabi yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang dan University College London.

dr Makhyan Jibril Al Farabi menambahkan operasional laman tidak sulit karena bisa diakses dari mana saja, termasuk dari dalam maupun luar negeri.

“Bagi masyarakat yang ragu-ragu terkena virus atau tidak, silakan dibuka lamannya dan lakukan pemeriksaan mandiri,” tandas dia.@sarifa