LENSAINDONESIA.COM: Seorang dokter patut disebut pahlawan bangsa mencegah wabah Corona telah gugur. Kolonel Ckm (Purn) dr Djoko
Judodjoko, SpB KBD yang bertugas di Rumah Sakit Bogor Medical Center (BMC), Jawa Barat, dan menangani pasien Corona, meninggal dunia. Pejuang kemanusiaan ini meninggal diduga tertular dan terinfeksi virus Corona (COVID-19).

Pandu Riono, adik ipar Djoko membenarnya almarhum menghembuskan nafas terakhir Sabtu (21/03/2020) pukul 11.15 WIB di RSPAD Gatot
Subroto, Jakarta. Pandu mengatakan, Djoko pasien suspect virus Corona. Jenazahnya dimakamkan Sabtu sore.

“Sudah… sudah dimakamkan kemarin sore di (TPU) Karet Bivak. Meninggalnya siang, dikuburkan sore,” kata Pandu saat dihubungi, Minggu (22/03/2020).

Gugurnya dokter yang juga Ketua PABI Bogor, Cianjur, dan Sukabumi ini viral di medsos. Bahkan, ada yang menyebut dokter ini menambah
daftar dokter pahlawan pejuang melawan Corona, yang gugur diduga akibat terinfeksi Corona menjadi tiga orang hingga Sabtu (21/03/2020).

Sebelumnya disebutkan, dr Adi Mirsa putra, SpTHTKL yang bertugas di RS Ananda Bekasi dan RS Mitra Keluarga Bekasi Barat, meninggal di RSUP Persahabatan Pukul 11.30 WIB dengan status PDP Covid-19. Satunya lagi, Dr Hadio, Neurologist RS Premiere Bintaro, usia 34 tahun diduga Covid-19 positif, juga meninggal di RSUP Pesahabatan.

Para dokter yang sering melakukan kontak dengan Djoko pun disebut kini sedang diisolasi di rumah sakit.

Pandu menjelaskan, awalnya Djoko mengalami gejala sebagaimana terpapar virus Corona, seperti demam, batuk, dan sesak napas.

“Sorenya hari Rabu, kok dia merasa tiba-tiba nggak enak badan, batuk, sesak, demam gitu, terus kemudian dirawat di rumah sakit itu.
Hari Kamis, dia sudah diduga sebagai pasien Corona dan diambil swab-nya diperiksa di Jakarta swab-nya,” kata Pandu dikutip detik.com.

Setelah Djoko menjalani perawatan tiga hari di rumah sakit di Bogor, baru Sabtu pagi Pukul 07.00 dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto,
hingga akhirnya meninggal.

“Waktu itu sudah mau dikirim ke rujukan, tapi penuh semua. Akhirnya, baru Sabtu pagi dikirim ke rumah sakit RSPAD, karena kan dia dokter militer,” kata Djoko, lagi. @jrk