Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Pejabat Pemprov Jatim positif COVID-19, Gubernur Khofifah perbarui jadual kerja ASN
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya dengan didampingi Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim Heru Tjahjono (kiri) dan Ketua Gugus Tugas Kuratif Penanganan COVID-19 dr Joni Wahyuhadi (kanan). FOTO: Sarifa-LICOM
HEADLINE JATIM RAYA

Pejabat Pemprov Jatim positif COVID-19, Gubernur Khofifah perbarui jadual kerja ASN 

LENSAINDONESIA.COM: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memperbarui jadual masuk kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jatim.

Ini dilakukan akibat makin bertambahnya pasien positif wabah virus Corona arau COVID-19 di wilayahnya yang kini telah mencapai 41 orang di 5 daerah terjangkit di Jatim. Jumlah tersebut terdiri dari 29 orang di Surabaya, 5 orang di Malang Raya, 3 orang di Kabupaten Magetan, 3 orang di Kabupaten Sidoarjo dan 1 orang di Kabupaten Blitar.

Kali ini gubernur mengambil kebijakan ASN sehari masuk kerja di kantor dan sehari kerja di rumah.

“Mereka yang masuk kerja di kantor juga harus menjaga jarak sosial atau social distancing dan cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer sebelum masuk di kantor. Ini berlaku sampai tanggal 5 April 2020. Untuk ASN eselon II dan III tetap masuk kerja seperti biasa, kecuali mereka yang sakit,” tegas Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (22/03/2020) malam.

Sebelumnya, ASN Pemprov Jatim (khusus eselon IV dan staf) masuk kerja selama 3,5 jam dengan sistem shift.

Upaya antisipasi lainnya, Khofifah juga akan mengembangkan room screening di masing-masing OPD. Artinya, sebelum masuk kantor, mereka sudah dalam kondisi bersih.

“Kebersihan diri harus dijaga selama bekerja. Harus sering cuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak,” cetus mantan Mensos ini.

Selain itu, Pemprov Jatim juga mengambil kebijakan ada satu bidang di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim di-lockdown sementara.

Ini dilakukan setelah seorang pejabat setingkat Kepala Seksi (Kasi) Dishub Provinsi Jawa Timur dinyatakan positif virus Corona atau COVID-19.

“Kami lockdown sementara hanya untuk satu bidang di Dishub Jatim. Mereka kami liburkan selama 14 hari kedepan,” tambah Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim sekaligus Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono.

Heru enggan menyebut identitas siapakah pejabat tersebut. Ia hanya menegaskan pihaknya akan mengambil langkah kongkrit, untuk memastikan virus tidak menyebar ke pejabat lainnya.

Selain meliburkan kerja di salah satu bidang di Dishub Jatim, Heru memastikan akan memeriksa satu per satu pejabat di Dishub Jatim, memastikan mereka tidak terjangkit COVID-19.

Sedangkan untuk keberadaan pejabat eselon IV di Dishub Jatim yang dinyatakan positif Corona itu, kini dirawat di salah satu rumah sakit di Sidoarjo.@sarifa