LENSAINDONESIA.COM: Komunitas Semanggi Alas dan Sahabat SuperAdventure Surabaya dua pekan lalu menanam ratusan pohon buah dan pohon cemara di Bukit Krapyak, Pacet, Mojokerto. Para aktivis sukses menggelar acara yang diikuti ratusan pecinta alam.

Kini Semanggi Alas turun gunung untuk mencabuti paku di pohon perindang di Kota Surabaya. Semanggi Alas secara terbuka mengundang para pecinta alam dan relawan ikut berpartisipasi dalam kegiatan cabut paku di pohon perindang di kawasan Jalan Nginden Jangkungan Surabaya. Acara baru akan dimulai bulan depan.

Sahabat SuperAdventure Surabaya Roky Yulmezak yang juga pembina komunitas Semanggi Alas mengatakan acara ini akan banyak melibatkan warga. “Ada dari relawan, pecinta alam dan masyartakat umum, undangan kami terbuka, jadi kami tidak mengundang secara khusus, undangan terbuka ini nanti akan kami cantumkan di medsos,” katanya di Surabaya, Rabu (25/03/2020).

Rute yang ditempuh nantinya adalah pohon-pohon yang berjejer di kawasan jalan protokol yang dengan panjang kurang lebih dua kilometer. Ini juga bagian dari rangkaian penghijauan yang sudah dilakukan sahabat SuperAdventure Surabaya bersama Semanggi Alas yang menanam ratusan pohon buah dan pohon cemara di Bukit Krapyak, Pacet, Mojokerto dua pekan lalu.

“Bulan depan kami akan melakukan kegiatan cabut paku dan kawat di Surabaya,” katanya.

Kegiatan pelestarian alam ini rutin dilakukan Semanggi Alas setelah September tahun lalu kegiatan cabut paku juga dilakukan. Waktu itu kata dia ada sekitar 6 karung berisi paku dan kawat yang dikumpulkan.

“Sekitar 12-an kilogram yang kami kumpulkan,” terangnya. Saat itu selain para pecinta alam dan relawan, pihaknya juga menggandeng petugas Satpol PP Kota Surabaya untuk ikut turun mengamankan dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Khusus untuk kegiatan cabut paku di pohon ini sangat penting selain untuk pelestarian pohon juga keselamatan pengendara. Ini karena pohon berada di tepi jalan protokol (pohon perindang). Penanaman paku berlebihan di pohon berpotensi membuat pohon rapuh dan bisa tumbang.

Dengan dicabutnya paku di pohon ini juga membuat pohon tidak gampang mati dan bisa tumbuh dengan normal. Pohon perindang juga bisa kembali sesuai fungsinya mengurangi pencemaran udara, mencegah banjir dan membuat alam jadi asri.@sarifa