LENSAINDONESIA.COM: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan memaksimalkan langkah pencegahan virus Corona atau COVID-19.

Hal ini disampaikan karena saat ini jumlah orang yang terpapar virus mematikan tersebut terus bertambah.

“Tetap menjaga jarak sosial, melakukan olahraga, tinggal di rumah dan keluar hanya urgent, pola hidup bersih dan sehat, cuci tangan yang baik atau jangan mengundang atau datang ke keramaian dulu,” tegas Khofifah saat memberikan keterangan pers
terkait kasus Corona di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (28/03/2020) malam.

Ia juga mengingatkan bagi masyarakat yang masih tak mengikuti imbauan pemerintah.

“Penyebaran COVID-19 ini jangan pernah dianggap sepele. Kewaspadaan harus berlapis. Dengan mengikuti anjuran pemerintah ini mulai dari pakai masker, jaga jarak sosial (social distancing dan di rumah aja ini akan efektif menekan bertambahnya kasus COVID-19,” jelasnya.

Dalam keterangan pers update data kasus COVID-19 di Jatim tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan, bahwa per 28 Maret 2020, jumlah kasus positif Corona Virus Disease (COVIS-19) terus meningkat menjadi 77 orang.

Untuk orang dalam pemantauan (ODP) ada 4.568 orang, 307 orang pasien dalam pengawasan (PDP).

“Jadi, total 77 orang yang positif COVID-19 di Jatim. Ada tambahan 11 orang yang positif di Jatim hari ini. Yang sembuh ada 8 orang dan meninggal 4 orang. Ada 1 daerah lagi yang berubah warnanya jadi merah, yakni Kota Kediri,” katanya

Sebaran untuk pasien positif COVID-19 sebanyak 77 orang terdiri dari 40 dari Surabaya, 8 dari Malang Raya, 1 Kota Batu, 9 dari Magetan, 9 dari Sidoarjo, 2 Kabupaten Kediri, 1 Kota Kediri, 2 Gresik, 1 Kabupaten Blitar, 1 Lumajang, 1 Jember dan 2 Situbondo.

Dari kasus positif tersebut, pasien yang meninggal totalnya 4 orang. Yakni 1 di Malang, 1 di Surabaya, 1 di Sidoarjo dan 1 di Kediri. Ada pula 8 pasien yang sudah terkonfirmasi negatif atau sembuh. Yakni, 1 dari RSU Saiful Anwar Malang, 5 dari RSUD dr Soetomo Surabaya dan 2 dari RSUA Surabaya.@sarifa