LENSAINDONESIA.COM: Penularan virus Corona di Jawa Timur terus meluas. Jumlah pasien yang dinyatakan positif COVID-19 terus bertambah.

Hingga Sabtu (28/3/2020) sore pukul 16.00 WIB, jumlah orang yang terkonfirmasi positif Corona bertambah 11 orang. Sehingga dari jumlah sebelumnya sebanyak 66 orang, kini
menjadi 77 orang.

“Dari 11 orang, 7 orang dari Surabaya, 1 orang dari Kota Kediri, 1 orang dari Gresik, dan 1 orang lagi dari Sidoarjo,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Sabtu sore.

Sementara jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah dari 267 orang menjadi 309 orang. Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga bertambah dari 3.781 menjadi 4.568.

Atas update data tersebut, Khofifah meminta warga Jawa Timur melakukan kewaspadaan berlapis.

“Saya minta warga melakukan kewaspadaan yang berlapis, karena COVID-19 terus menyebar massif di Jawa Timur. Kewaspadaan melibatkan jajaran TNI Polri, hingga jajaran paling bawah hingga kepala desa,” kata Khofifah.

Warga Jatim juga diminta semakin disiplin membiasakan hidup sehat, dan melakukan physical distancing. “Jangan keluar rumah jika tidak ada keperluan sangat penting,” jelasnya.

Di Surabaya, polisi sejak Jumat kemarin menutup 2 jalan protokol Surabaya yakni Jalan Raya Darmo dan Jalan Tunjungan pada jam-jam tertentu untuk membatasi warga Surabaya agar tidak keluar rumah.

Penutupan jalan juga dilakukan di sejumlah komplek hunian di wilayah Kota Surabaya.@LI-13