LENSAINDONESIA.COM: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur masih menunggu keputusan dari pusat terkait penundaan Pilkada Serentak 2020.

Ketua KPU Jatim Choirul Anam menyampaikan, pihaknya sudah siap melakukan sosialisasi bila mana KPU pusat sudah resmi menyatakan penundaan.

“Kita belum menerima surat edaran keputusan penundaan Pilkada Serentak dari KPU Pusat,” katanya kepada lensaindonesia.com di Surabaya, Rabu (01/04/2020).

Di Jatim terdapat 19 kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020, diantaranya Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Gresik, Kabupaten Jember, Kabupaten Kediri, Kota Pasuruan, Kota Surabaya, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Malang, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Tuban.

Diketahui, berdasarkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi II DPR RI, KPU RI, Bawaslu, Menteri Dalam Negeri dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) pada Senin 30 Maret 2020 lalu telah disepakati bahwa pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 ditunda akibat pandemi virus Corona (COVID-19).

Dalam RDP itu, KPU RI dan DPR RI menyetujui tiga opsi penundaan pilkada. Tiga opsi itu adalah ditunda tiga bulan hingga 9 Desember 2020, ditunda 6 bulan hingga 17 Maret 2021, dan ditunda satu tahun hingga 29 September 2021.@rofik