LENSAINDONESIA.COM: Yayasan Bhakti Syiar Islam Kota Bekasi yang bergerak di bidang dakwah dan sosial, menyalurkan bantuan kepada para pejuang wabah virus Corona. Mereka adalah tim medis, para dokter, para tenaga kesehatan di RSUD Chasbulah Abdul Madjid dan RS Jatisampurna Kota Bekasi.

Bantuan berupa Alat Perlidungan Diri (APD), masker, hand sanitazer, vitamin, buah – buahan, air mineral, kurma dan madu.

Yayasan Bhakti Syiar Islam bersama Komunitas Sahabat Qolbu, terketuk hati untuk berempati peduli, turun tangan membagikan berbagai donasi dari dermawan yang begitu semangat membantu saudara – saudara yang berjuang dengan mempertaruhkan kesehatan. Bahkan, nyawa sekali pun lantaran virus pandemi ini cukup mengancam keselamatan.

Menurut Garliawati, Ketua Yayasan Bhakti Syiar Islam, aksi sosial ini dilaksanakan lantaran melihat kondisi keterbatasan APD para tenaga medis yang menjadi keprihatinan bersama di tengah kian seriusnya wabah virus corona di Indonesia.

Tim “SI-Qolbu Peduli Wabah Covid-19” menurunkan barang- bantuan yang diangkut mobil untuk diserahkan ke para tenaga medis di rumah sakit sasaran Kotra Bekasi. @foto: dok.SI

“Aksi ini dinamakan SI-Qolbu Peduli Wabah Covir (Corona Virus-red). Bertujuan membantu memberikan asupan vitamin dan makanan
penguat stamina bagi para tenaga medis,” kata Garlia, sapaan akrabnya, awal pekan ini, di tengah kesibukan mempersiapkan aksi sosial berikutnya.

“Agar tetap terjaga staminanya. Mengingat, mereka lah yang berada di garda depan dalam penanganan wabah Covid-19,” imbuhnya.

Perwakilan tenaga medis menerima bantuan buah-buah untuk asupan vitamin dalam berjuang melayani pasien terpapar virus Corona. @foto: dok. SI

Melalui gerakan Si Qolbu Peduli Wabah Covir ini, Yayasan Bhakti Syiar Islam menggalang donasi dari para dermawan yang selama ini selalu terlibat dalam aksi yayasan. Mereka dirangkul untuk ikut andil menyumbangkan sedekah terbaiknya, demi membantu para dokter dan tenaga kesehatan yang berjuang melawan virus corona.

“Alhamdulillah sejak awal ditetapkan bahwa rakyat Indonesia harus stay at home karena wabah corona virus, kami langsung mencanangkan gerakan SI-Qolbu Peduli Wabah Covir untuk membantu sebisa mungkin tindakan – tindakan pencegahan penularan Covid-19,” kata Garlia.

“Terutama, bagi kalangan dhuafa dan kalangan medis dari mulai dokter, perawat hingga bagian kebersihan yang ada di Rumah Sakit,” imbuhnya.

Sesuai misi yayasan yakni sosial dan dakwah, para pengurus  selalu berupaya turun tangan membantu masyarakat yang terkena musibah dalam peristiwa apa pun bila sekiranya ada yang membutuhkan bantuan.

“Kami siap turun mencari solusi bagi yang membutuhkan. Tentunya, sesuai kemampuan kami. Apalagi, saat ini dimana wabah virus corona melanda negeri kita, tentu dampak sosial dan ekonominya ada. Keluhan mulai kerap terdengar dan terbaca di media sosial,” tuturnya.

Berbagai keluhan dari masyarakat kelas bawah atau kaum dhuafa pun menjadi keprihatinan Yayasan Bhakti Syiar Islam. Banyak yang
kesulitan mendapatkan masker, hand sanitizer atau sabun antiseptik, kerap kali terdengar di media sosial disebabkan tak mampu
membeli.

“Jangankan untuk membeli handsanitizer atau masker yang harganya sudah meroket. Untuk makan sehari – hari pun mereka sudah
kesulitan,” ungkapnya.

Untuk bantuan APD untuk tim medis, yayasan menyerahkan kepada koleganya yang memang fokus membantu dalam bentuk APD.

Reaksi para dokter dan perawat saat menerima bantuan ini, rupanya membuat pimpinan yayasan dan awaknya ini cukup tercenung,
trenyuh, namun bahagia.

“Kami ingin terus mengupayakan bantuan bagi mereka. Mereka sangat berterima kasih dan terharu menerimanya,” ungkapnya.

“Saya sangat berharap langkah kecil kami ini menjadi api penyulut semangat untuk terus berbagi dengan sesama yang membutuhkan. Terlebih Allah sudah berjanji bahwa sedekah dapat menolak bala. Janji Allah itu pasti. Kita harus yakin,” tegas Garlia.

Bagi masyarakat yang peduli dan ingin berdonasi, salurkan donasi terbaik dan bisa ditransfer melalui rekening Bank BNI Syariah
No. 0331506124 atas nama Yayasan Bhakti Syiar Islam. @ad. sofie