LENSAINDONESIA.COM: Polisi Wanita (Polwan) Polrestro Bekasi Kota bersama Polsubsektor Pekayon Jaya, Polsek Bekasi Selatan membagikan paket sembako kepada warga ekonomi lemah yang terkena dampak Covid -19 . Di sana-sini, warga menyambut dengan senyum gembira, karena diperhatikan Polwan.

Semangat Polwan dan Ibu-ibu Bayangkari Polrestro Bekasi Kota berempati terhadap warga yang berekonomi lemah dan terdampak wabah Covid-19 ini, diawali di RW 26 Kelurahan Pekayon Jaya, Bekasi Selatan pada Senin (13/4/2020).

Polwan membagikan paket sembako ini langsung mendatangi warga. Ikut turun ke lapangan, Ibu Wakapolres Ny. Nita Alfian, Ibu Kapolsek Pekayon Jaya Sri Imam, dan Ibu-Ibu Bhayangkari Polres Metro Bekasi Kota.

Turut hadir juga Dokter Anin Dokes Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Miharti Kasubbag Sumda, Wakasat Binmas Kompol Kayah, Kompol Erna Ruswing Andari Kasubbag Humas, Kompol Dewi, AKP Winarsih, AKP Puji Astuti Kanit Binmas, Iptu Sri Bowo dan Anggota Polwan Polres Metro Bekasi Kota.

Isteri Wakapolres Ny. Nita Alfian ikut turun bersama Polwan mendatangi warga miskin Pekayon Jaya, untuk berbagi sembako meringankan dampak ekonomi wabah Covid 19 , @foto: dok spesial

Kompol Miharti selaku Kasubbag Sumda mengatakan, pembagian sembako sebanyak 80 kantong pada hari itu disertai Vitamin-C. Bantuan sosial ini merupakan sumbangan dari para donatur.

Polwan dan Ibu Ibu Bhayangkari mendekati warga ini, sekaligus mengimbau agar warga disiplin menggunakan masker dan selalu jaga jarak “social distancing”, jaga kebersihan seperti mencuci tangan dengan sabun.

“Warga juga diimbau jaga kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19,” kata Kompol Miharti.

Pembagian sembako mendatangi warga ini dengan cara door to door atau secara langsung ke rumah – rumah. Warga pun menyambut gembira. Aksi “Polwan Peduli” ini sebagai bentuk partisipasi dan empati para Polwan untuk meringankan warga yang kurang mampu di tengah pandemi virus corona.

Warga RW 26 pun seretntak mengucapkan terimakasih karena didatangi Polwan. Warga di wilayah pemukiman yang didominasi warga miski, terutama para pemulung ini merasakan polisi hadir di tengah mereka menghadapi masa-masa sulit menghadapi wabah Covid-19. @sofie