LENSAINDONESIA.COM: Wabah penyebaran virus Corona atau Corona Virus Disease 2019 (COVI-19) di Tanah Air masih terus bertambah.

Bahkan, korban yang terjangkit dan meninggal pun kebanyakan dari DKI Jakarta. Upaya untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini pun juga terus dilakukan baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, termasuk diataranaya berbagai bantuan baik dari instansi pemerintah, BUMN, swasta dan masyarakat.

Apalagi Presiden RI, Joko Widodo juga telah meneken Keputusan Presiden (Keppres) No. 12 tahun 2020 yang menetapkan pandemic COVID-19 ini sebagai bencana nasional. Hal itu tentu juga mendorong Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk turut serta membantu memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di masyarakat.

Ini terlihat saat BNPT menyerahkan bantuan sebanyak 26 unit watertown atau tangki air Temond Grand Luxe berikut wastafel yang nantinya akan disebar di berbaga area publik yang ada wilayah DKI Jakarta. Penyerahan secara simbolis dilakukan langsung oleh Kepala BNPT, Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, MH, yang diterima oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Drs Nana Sujana, MM, di Gedung Promoter, Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (14/4/2020).

Penyerahan bantuan tangki air dari BNPT tersebut juga terekam dalam penandatanganan berita acara penyerahan bantuan tersebut yang dilakukan oleh Kepala BNPT bersama Kapolda Metro Jaya.

Direktur Perlindungan BNPT, Brigjen Pol Herwan Chaidir, dalam jumpa persnya dihadapan media mewakili Kepala BNPT usai penyerahan bantuan tersebut mengatakan bahwa maksud dan tujuan penyerahan bantuan 26 ini tidak lain adalah wujud dari BNPT untuk membantu masyarakat yang secara keseluruhan sebagai upaya utnuk memutus mata rantai atau mitigasi terhadap penyebaran (COVID-19) ini.

“Karena salah satu Standar Operational Prosedur (SOP) yang saya baca dan yang ahrus diikuti dalam upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini bahwa kita harus banyak-banyak mencuci tangan kita dengan sabun yang berbusa sehingga virus tersebut akan mati,” ujar Brigjen Pol. Drs. Herwan Chaidir.

Untuk itu dengan adanya bantuan tersebut Direktur Perlindungan BNPT berharap Polda Metro Jaya selanjutnya dapat menyebarkan water town atau tangka air tersebut ke seluruh wilayah area publik yang ada di Jakarta ini agar dapat digunakan masyarakat untuk mencuci tangan, sehingga COVID-19 ini bisa mati dan tidak makin menyebar.

“Insya Allah kalau nanti dengan melihat hal ini positif dan berguna bagi masyarakat dalam memutus mata rantai COVID-19 ini, bukan tidak mungkin nantinya akan ada isntansi lain yang bisa melakukan hal serupa. Karena kami yakin dan percaya hal ini bisa menjadi suatu hal yang baru dan positif di tengah masyarakat kita,” kata alumni Akpol tahun 1987 ini.

Tentunya bantuan tersebut menurut Brigjen Herwan merupakan ketukan hati yang paling dalam dari Kepada BNPT dengan adanya situasi yang berkaitan dengan pandemi COVD-19 ini, yang mana bukan hanya Jakarta atau Indonesia saja, tetapi seluruh dunia merasakan dampak ini. Ketukan hati Kepala BNPT ini tentu dapat menggerakkan kita semua untuk mencari solusi dan membantu apa yang bisa dikerjakan untuk bangsa ini

“Itulah kira-kira pemikiran beliau, kita juga segera bergerak dan mewujudkan keinginan beliau. Dan Alhamdulillah pagi ini kita ke Polda Metro Jaya dan kita sampaikan itu dan kita lakukan juga berita acara serah terima. Alhamdulillah pelaksanaanya berlangsung lancer,” ujar Brigjen Herwan Chaidir sambal menyebutkan bahwa bantuan tersebut juga hasil kerjasama antara BNPT dengan Tedmond Foundation.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Drs Yusri Yunus, yang mewakili Kapolda Metro Jaya mengatakan bahwa pihaknya nanti akan segera menyalurkan bantuan 26 watertown atau tangki air. Yang telah diberikan BNPT tersebut dalam rangka menghadapi pandemic COVID-19 yang memang nantinya diperuntukkan kepada masyarakat

“Nantinya ini akan kita manfaatkan. Karena memang dalam Peraturan Gubernur Nomor 33 tahun 2020 menyangkut masalah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mana ada ketentuan di beberapa tempat tempat, termasuk salah satunya adalah di pasar pasar maupun juga di tempat tempat pelayanan umum yang ada di Kepolisian sendiri seperti Polsek yang memang diwajibkan untuk menyiapkan tempat cici tangan,” ujar Kombes Pol Yusri Yunus.

Namun demikian Yusri belum bisa menjelaskan secara risnci mana-mana saja tempat-tempat fasilitas umum yang akan menjadi lokasi ditempatkannya bantuan tangki air dari BNPT untuk mencuci tangan tersebut. “Tentunya nanti kita akan duduk bersama terlebih dahulu untuk melakukan mapping tempat-tempat mana yang memang dibutuhkan untuk tempat cuci tangan ini,” ujar alumni Akpol tahun 1991 ini.

Namun demikian mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat ini memastikan alat-alat tersebut akan di ditrstribusikan ke masing-masing Polres yang tentunya dapat dipergunakan untuk membantu masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Karena COVID-19 ini betul betul memang sudah sangat merebak di Jakarta ini.

“Inilah upaya dari beberapa instansi terkait yang bersama-sama dengan Polda Metro Jaya untuk membantu memutus mata rantai penyebaran daripada virus Corona atau COVID-19 ini. Mudah-mudahan secepatnya alat-alat ini akan kami distribusikan dan akan kami gunakan untuk kepentingan masyarakat khususnya DKI Jakarta,” ujar Kombes Yusri mengakhiri.

Dalam kesempatan yang sama Polda metro Jaya juga memperoleh bantuan dari Yayasan Budha Tzu Chi dan juga dari Korps Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polri berupa disinfektan bersama peralatannya penyemprotnya untuk selanjutnya akan di distribusikan ke seluruh Polres di wilayah DKI Jakarta. Dimana alat-alat tersebut juga akan digunakan bersama masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.@licom