LENSAINDONESIA.COM: Smartfren luncurkan dua Paket Unlimited terbaru waktu lalu di Jakarta.

Paket Unlimited 7GB seharga Rp20 ribu berlaku 7 hari dengan batas pemakaian wajar 1GB/hari dan Paket Unlimited 14GB seharga Rp40 ribu berlaku 14 hari dengan batas pemakaian wajar 1GB/hari berbentuk voucher fisik maupun virtual bisa.didapat pada aplikasi MySmartfren (MySf).

Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren mengatakan, selama ini Smartfren Unlimited memang Kartu Perdana dan Paket Data yang paling diminati di pasaran, sebab Unlimited-nya Tanpa Tapi. Batas pemakaian wajar diperbaharui setiap hari dan bisa digunakan di semua aplikasi, agar pelanggan tak perlu was-was.

“Hadirnya dua paket terbaru ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan layanan data lebih terjangkau sesuai daya beli pelanggan. Paket datanya bisa untuk laktivitas pekerjaan, hiburan, ataupun layanan video-call dan nelpon gratis buat menjaga silaturahmi dengan sanak saudara di bulan suci dan musim Lebaran kali ini,” papar Djokom dalam keterangan resminya, Rabu (29/04/2020).

Paket ini mengusung ragam keuntungan, antara lain: 1. Bisa digunakan di semua aplikasi (chatting, gaming dan streaming), 2. Usai mencapai batas pemakaian wajar harian (FUP), pelanggan masih bisa menikmati kecepatan internet dengan kecepatan 256kbps dan memungkinkan bisa browsing dan chatting termasuk kirim gambar, 3. Batas pemakaian wajar diperbarui setiap hari. Bagi yang tidak mudik Lebaran kali ini, pelanggan bisa memanfaatkan Paket Unlimited untuk bersilaturahmi dengan keluarga lewat Video Call dan juga bisa nelpon gratis ke sesama nomor Smartfren.

Paket Smartfren Unlimited ada beberapa varian pilihan, mulai dari Paket harian seharga Rp9 ribu (1GB/hari, 1 hari), paket mingguan Rp20 ribu (1GB/hari, 7 hari), paket dwimingguan Rp40 ribu (1GB/hari, 14 hari), paket bulanan Rp50 ribu (500MB/hari, 28 hari), paket bulanan Rp75 ribu (1GB/hari, 28 hari) dan paket bulanan Rp100 ribu (1,5GB/hari, 28 hari).

Di sisi lain, selama Ramadhan dan jelang Lebaran tahun ini, jaringan Smartfren sejak diberlakukannya WFH terdapat kenaikan sebesar 10 – 15% trafik layanan data.

Munir Syahda Prabowo, VP Technology Relations Smartfren dalam hal ini menyampaikan, kenaikan trafik Ramadhan dan Lebaran tahun ini diprediksi sama dengan Ramadhan dan Lebaran tahun lalu.

“Namun, jika pelanggan Smartfren tidak melakukan mudik karena pandemi Covid-19, kemungkinan yang terjadi konsentrasi penyebaran pengguna tidak terfokus hanya di beberapa kota tujuan mudik dan kenaikan trafik data mungkin bisa mencapai 20% sebab peningkatan pengguna layanan video streaming, musik dan gaming,” terang Munir.

Antisipasi lonjakan trafik data, secara teknis Smartfren melakukan pengaturan route traffic, monitoring intensif dari Network Operation Center (NOC) selama 7×24 jam dan menyiagakan tim khusus untuk gerak cepat ke lapangan jika terjadi gangguan. Hal ini disiapkan untuk memastikan kenyamanan pelanggan saat menggunakan layanan internet dari Smartfren.@Rel-Licom