LENSAINDONESIA.COM: PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X raih tiga penghargaan TOP Digital Innovation Award 2020.

Tiga kategori tersebut diantaranya, TOP Strategy Leadership in Agro Industry, TOP Corporate Performance in Agro Industry, dan TOP CEO in Digital Transformation. Pemenangan ini diperoleh dari hasil penjurian saat presentasi pada 11 Maret 2020 lalu.

Direktur Utama PTPN X, Dwi Satriyo Annurogo saat dikonfirmasi mengatakan, untuk seluruh partisipan terlibat inovasi bidang teknologi yakni e-Farming. Aplikasi Precision Agriculture berbasis GIS (Pemetaan lahan sesuai geospatial) ini memfasilitasi pendaftaran lahan tebu secara online dan memudahkan untuk monitoring lahan dan verifikasi data.

“e-Farming diterapkan di PTPN Gula dan juga bisa digunakan untuk komoditi lainnya. e-Farming merupakan sumbangsih kami di bidang teknologi informasi untuk perkebunan nasional,” papar Dwi, Sabtu (02/05/2020).

Sementara itu, Direktur Operasional, Aris Toharisman menjelaskan, PTPN X telah menerapkan IT pada setiap proses bisnisnya. Tak hanya e-Farming, PTPN X juga menjalankan program Investani.

“Investani merupakan sistem crowdfunding berskema pembiayaan dari pengumpulan dana para investor untuk operasional proyek tertentu yang dijalankan sesuai ketentuan. Investani bisa menjadi sumber alternatif untuk meraih bahan baku tebu serta pendapatan baru bagi perusahaan,” terang Aris.

Investasi yang ditawarkan Investani merupakan di sektor riil, sebab jelas lahan tebu pengelolanya, brand dan citra PTPN X. Lahan dan pabrik gula yang bisa menjamin tebu selalu bisa diolah di pabrik PTPN X.

Sejak tahun 2020, PTPN X telah menjalankan program Office Automation untuk sistem persuratan, sehingga seluruh karyawan bisa mengakses surat menyurat dimanapun berada.@Rel-Licom