LENSAINDONESIA.COM: Obsesi BNI Syariah mendukung program pemerintah mewujudkan sejuta rumah bukan hanya isapan jempol. Buktinya, bank yang mulai beroperasi sejak 29 April 2000 itu mempermudah persyaratan kredit bagi kaum milenial dan menggandeng 1.000 developer untuk persediaan hunian.

Direktur Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi, mengatakan menggaet pangsa pasar milenial dan kerjasama dengan developer merupakan bagian strategis bisnis BNI demi mendukung program pemerintah dalam mewujudkan sejuta rumah.

“Maka kami melalui BNI Syariah membuat program Tunjuk Rumah (TR). Untuk mewujudkan hal itu  ada sekitar 1000 developer aktif yang bekerjasama dengan BNI Syariah,” jelas pria yang akrab disapa Iwan itu, Senin (11/05/2020).

Berkat kerja sama tersebut,  terang lulusan Sarjana Teknik dari Universitas Andalas tahun 1992 ini, hingga 9 April 2020, perolehan pembiayaan BNI Griya iB Hasanah melalui program ‘Tunjuk Rumah’ ini  mencapai Rp 766,7 miliar. “Daerah terbesar penyerapan program Tunjuk Rumah ini di wilayah Jabodetabek,” katanya.

Menurut pria kelahiran 1965 ini, target program Tunjuk Rumah itu  sampai akhir periode tahun ini sebesar Rp 1,4 triliun. Untuk mencapai target ini, kata dia, BNI Syariah mengoptimalkan pemasaran lewat cabang, gathering developer, media sosial dan media online.

Karena itu,  hingga bulan Februari 2020, outstanding pembiayaan KPR BNI Syariah yaitu BNI Griya iB Hasanah berada di posisi Rp13,23 triliun. “Itu berarti  ada pertumbuhan 11,15% year on year,” jelas Direktur yang diangkat dalam RUPS Tahunan pada tanggal 24 Maret 2020 lalu ini.

Untuk  itu Iwan berjanji akan menggenjot program Tunjuk Rumah itu. Khususnya, kata Pemimpin Divisi Pengelolaan Jaringan BNI  periode 2015 – 2018 ini bagi kaum milenial.

“Para kaum milenial itu tinggal tunjuk rumah atau apartemen mana yang diminati.  Sehingga mereka bisa memiliki rumah sendiri,” papar CEO BNI Region Semarang masa bakti  2012-2014.

Itu karena, tutur Head of Consumer and Retail Region Jakarta Kemayoran BNI periode 2011 – 2012 ini  BNI Syariah mempermudah kaum milenial untuk mempunyai rumah sendiri lewat program Tunjuk Rumah.

Alasannya, karena  melalui program tersebut banyak kemudahan yang bisa dinikmati kaum milenial. Khususnya mereka yang sudah karyawan berpenghasilan tetap (fix income).

“Program Tunjuk Rumah 2020 itu  dilaunching pada tanggal 20 Januari 2020 berjalan hingga 30 Juni 2020. Target program Tunjuk Rumah ini diantaranya karyawan perusahaan yang mempunyai fix income,” kata dia.

Iwan Abdi yang mantan Regional Sales Jakarta 2 Divisi Kredit Konsumen BNI ini  berharap program Tunjuk Rumah ini dapat mempermudah calon nasabah. Terutama kaum milenial dalam memiliki rumah.

Selain itu, terang pria yang mengawali karirnya di Regional Sales Surabaya Divisi Kredit Konsumen BNI (2008 – 2010) itu  dapat meningkatkan kinerja pembiayaan. Terutama kata dia untuk BNI Griya iB Hasanah.

Dijelaskan Iwan Abdi yang terkenal ramah ini bila BNI Syariah memberikan promo atau tarif khusus kepada calon nasabah yang merupakan karyawan BUMN, ASN, Regulator (BI, KPK, OJK) dan  dokter. Selain itu pada karyawan perusahaan swasta nasional/ multinasional, karyawan swasta lokal, nasabah referral dari developer rekanan BNI Syariah, maupun karyawan korporasi.

“Karyawan korporasi  ini adalah pegawai institusi/perusahaan yang sudah bekerjasama dengan BNI Syariah. Baik itu  untuk payroll maupun penyaluran pembiayaan karyawan,” jelasnya.

Iwan Abdi menjelaskan, bahwa program Tunjuk Rumah BNI Syariah itu untuk mendukung program pemerintah. Hal itu kata dia terkait dengan program satu juta rumah.

Makanya BNI Syariah, kata pria yang akrab disapa  Iwan ini, BNI Syariah menyelenggarakan program Tunjuk Rumah.  Menurut dia, Tunjuk Rumah itu adalah program yang ditujukan bagi calon nasabah terutama generasi milenial yang ingin mempunyai rumah idaman sesuai keinginannya.

“Milenial hanya perlu menunjuk salah satu rumah atau apartemen yang tersedia pada developer yang sudah bekerjasama dengan BNI Syariah. Program ini punya banyak kelebihan dibandingkan program lainnya,” kata dia.

Kelebihan program ‘Tunjuk Rumah’ ini kata dia, dibanding program lain yaitu adanya harga spesial atau tarif khusus, cicilan tetap sampai pelunasan.  Disamping itu kemudahan lainnya yaitu bebas biaya administrasi, bebas biaya KPR, bebas biaya taksasi, dan bebas denda.

Karena itu Iwan Abdi berharap kaum milenial bisa memanfaatkan program tersebut sebaik mungkin. Sehingga impian memiliki rumah sendiri bisa segera terwujud.@aji