LENSAINDONESIA.COM: Bupati Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Badingah mengimbau warga penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) Rp 600 ribu selama tiga bulan tidak digunakan untuk membeli pulsa atau rokok.

Menurut Badingah, BST itu diberikan untuk meringankan beban masyarakat ditengah pandemi COVID-19. Karena itu, penerima BST harus memanfaatkanya secara bijak.

“Bantuan digunakan memenuhi kebutuhan pokok. Jangan salah digunakan untuk hal-hal yang tidak perlu. Sebab, kondisi sekarang sedang tidak baik,” kata Badingah di Gunungkidul seperti ditulis Antara, Jumat (15/05/2020).

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Gunungkidul, Siwi Iriyanti, mengatakan total penerima BST di Gunungkidul sebanyak 44.123 keluarga penerima manfaat (KPM). Pencairan dilakukan dengan dua cara.

Pertama melalui bank dengan jumlah penerima sebanyak 5.446 KPM. Sedangkan cara kedua melalui pencairan di kantor pos menyasar sebanyak 38.667 KPM. Penerima bantuan berasal dari KPM yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kementerian Sosial.

“Sebelum bantuan disalurkan, Dinas Sosial juga telah melakukan proses verifikasi terhadap calon KPM. Kami berharap bantuan bisa tepat sasaran,” harapnya.

Sementara untuk mencegah meluasnya pandemi virus Corona, Badingah meminta masyarakat Gunungkidul disipilin melaksanakan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Seperti jaga jarak, menggunakan masker, hingga penerapan hidup bersih dan sehat atau cuci tangan menggunakan sabun.

“Peran dari masyarakat sangat penting dalam pencegahan. Misal, saat ronda malam jangan malah berkerumun, tapi harus tetap jaga jarak sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan,” katanya.@LI-13