LENSAINDONESIA.COM: Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2020 ikut dirayakan oleh Partai Golkar.  Dalam situasi terpuruk akibat Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) disaat sebagian besar masyarakat kehilangan pekerjaan, berkurang penghasilan, namun tidak boleh kehilangan harapan untuk bangkit.

Menurut Ketua DPD Golkar Jawa Timur M Sarmuji dalam menghadapi wabah pandemi ini dunia seakan gelap, tapi Golkar tidak mengutuknya. Ia mengajak masayarakt untuk melihat para pejuang yang dulu memilih bambu runcing di tangan maju ke medan perang daripada sekedar mengeluh beratnya penjajahan.

“Kita adalah bangsa pejuang yang tidak akan pernah menyerah pada keadaan, kita tidak akan tunduk pada situasi tetapi akan berjuang mencari solusi,” ungkap Sarmuji lewat Webinar, Rabu (20/05/2020).

Menurut dia, saat inilah semangat kebangkitan yang sebenarnya. Kita boleh jatuh berkali-kali, tapi kita akan terus bangkit selamanya. Golkar Jatim ingin menjadi transmisi semangat kebangkitan.

“Kita tidak akan pernah merdeka, jika para pejuang kita tidak memiliki mental baja dan semangat yang membara. Inilah keteladanan yang harus kita warisi untuk berjuang di era sekarang,” jelasnya.

Golkar Jatim, lanjut Sarmuji, akan menularkan semangat para pejuang untuk selalu mencari jalan atas setiap kesulitan. “Saya meyakini bersama kesulitan ada kemudahan (inna maal usri yusron fainna maal usri yusro)”, ucap Sarmuji sambil mengutip ayat Al-Qur’an.

Selain itu, pihaknya menilai salah satu problem terbesar di waktu pandemi COVID-19 seperti sekarang adalah cara mencari rejeki. Pabrik banyak berhenti produksi, perdagangan juga stagnan, sebagian dari kita mungkin mulai berfikir, sampai kapan kuat bertahan dalam situasi seperti ini.

“Meski sedang terjadi pandemi, tetapi mencari rejeki tak boleh berhenti. Hanya caranya saja yang mungkin harus kita ubah. Bersama rakyat, kita berjuang mencari jalan karena kita memilih menyalakan api dibanding mengutuk gelap,” cetus pria yang juga Anggota DPR RI ini.

DPD Partai Golkar Jatim sendiri dalam masa pandemi COVID-19 telah menyumbangkan puluhan ribu hand sanitizer, ribuan APD, puluhan ribu masker hingga puluhan ribu sembako. Namun, itu saja tidak cukup.

Sarmuji mengatakan selain bantuan fisik, partainya juga berbagi tips, ilmu dan kisah sukses bagaimana mencari rejeki di saat pandemi bersama yang kompeten Zainudin Amali (Menpora), Mardani Maming (Ketua Umum HIPMI), Donni Kris Puriyono (CEO Strudle Malang) dan Andira Reo Putra (Direksi Jatim Graha Utama).

“Semoga apa yang kami lakukan membawa manfaat tidak saja untuk sekedar bertahan tapi bisa tetap berkembang dalam segala keadaan,” harapnya.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyatakan industri olahraga menjadi sektor yang sangat terdampak karena tidak mungkin melakukan perkumpulan secara massif.

Pihaknya juga mengaku tidak diam menghadapi pandemi COVID -19. Pemerintah menerbitkan Perppu sebagai payung hukum, misalkan tentang defisit yang awalnya hanya boleh 3 persen dalam perpu dilonggarkan agar kita bisa memiliki cukup dana untuk mengatasi COVID-19.

“Pemerintah memberikan bantuan yang masif untuk masyarakat. Mulai dari pemberian jaring pengaman sosial untuk meningkatkan daya beli masyarakat seperti peningkatan dana desa dan bansos di Kementerian Sosial. Pemerintah melakukan refocusing dan realokasi anggaran, juga membatu masyarakat terdampak COVID-19 khususnya bagi UMKM dan dunia usaha secara umum,” tutup Zainudin Amali yang juga mantan Ketua DPD Partai Golkar Jatim ini.@sarifa