LENSAINDONESIA.COM: Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memberikan apresiasi untuk Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah berhasil mendorong pemerintah daerah mempercepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada warga terdampak COVID-19 rampung 100 persen sebelum Hari Raya Idul Fitri 2020.

Dalam mendorong percepatan penyaluran BLT DD, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengeluarkan surat edaran (SE) yang ditujukan kepada bupati se-Jatim dan Wali Kota Batu tertanggal 13 Mei 2020 lalu.

Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi mengatakan upaya yang dilakukan Pemprov Jatim dalam mengatasi warga terdampak pandemi COVID-19 menginspirasi provinsi lainnya di Indonesia.

Apresiasi yang sangat tinggi kepada Pemprov Jatim yang telah menginspirasi provinsi lainnya dalam percepatan penyaluran BLT-DD,” ujar Anwar Sanusi saat acara Penyerahan BLT-DD oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada Pemkab Lamongan, Madiun dan Tulungagung secara virtual di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (20/05/2020).

Pihaknya mengaku awalnya pesimistis penyaluran BLT-DD bisa dilakukan cepat untuk membantu para masyarakat desa yang ikut terkena dampak pandemi Covid-19.

“Dan mungkin ini salah satu faktor yang berkontribusi akhinya penyaluran BLT-DD ini awalnya cukup pesimis, tapi akhir-akhir ini luar biasa cepat sekali,” imbuh dia.

Kemendes PDTT juga akan memberikan tambahan bantuan BLT-DD tersebut. Jika awalnya hanya diberikan selama 3 bulan, maka akan diperpanjang lagi penyaluran bantuan untuk 3 bulan berikutnya.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Jawa Timur M Yasin menjelaskan di Jatim sudah ada 6 kabupaten yang penyaluran BLT-DD mencapai 100 persen.

“Yang sudah salur 100 persen ada enam kabupaten. Yaitu Kabupaten Trenggalek, Madiun, Lumajang, Gresik, Jombang dan Tulungagung. Beberapa akan menyusul, sudah mencapai 85 persen seperti Blitar, Bojonegoro, Ngawi, ini segera akan tuntas,” papar Yasin.

Ia menargetkan hingga Hari Raya Idul Fitri nanti penyaluran BLT-DD bisa mencapai 80 persen untuk wilayahnya. Padahal, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menargetkan penyaluran bisa mencapai 100 persen sebelum Idul Fitri.

“Meskipun hari libur kita tetap menyalurkan sampai nanti H-1 Lebaran. Progresnya diharapkan Jatim kalau sesuai catatan kita bisa sampai 80 persen penyalurannya sebelum Lebaran,” imbuhnya.

Yasin menegaskan, saat ini 30 kabupaten/kota di Jatim sudah semua menyalurkan BLT-DD, meskipun persentasenya belum merata. Rinciannya sudah tersalurkan 2.963 desa dari total 7.724 desa di Jatim yang telah menyalurkan BLT-DD.

“KPM-nya (keluarga penerima manfaat) sudah mencapai 274.192 KPM dengan dana salurnya mencapai Rp 164,5 miliar,” tandas Yasin.

Pemprov Jatim lewat Dinas PMD menargetkan untuk penyaluran BLT-DD tahap pertama di Jatim akan selesai pada akhir bulan Mei mendatang.@sarifa