LENSAINDONESIA.COM: Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab mengisi Hari Raya Idul Fitri dengan menggelar Tausiyah ‘Nang Omah Ngaji Bareng Bu Mun’ melalui akun intragram. Kegiatan ini sebagai sarana menjalin silaturahmi bersama warga ditengah pandemi COVID-19.

Dalam tausiyahnya, Mundjidah mengingatkan seluruh warganya untuk cerdas berhari raya. Yaitu tetap disiplin mencegah persebaran virus Corona.

Menurut Mundjidah, umat Islam harus memahami makna idul fitri. Kata ‘Id’ (bahasa arab Ada Yau’du) artinya kembali, sedangkan ‘Fitri’ sebagaimana dari kamus Munjid halaman 555, bermakna berbuka bagi orang yang berpuasa. Dengan demikian, arti Idul Fitri yakni kembali berbuka setelah sebulan penuh berpuasa di bulan Ramadhan.

“Kata Fitri juga memiliki kaitan dengan kata Fitrah yang bermakna agama yang benar dan tabiat asal kejadian manusia,” terang Bupati yang juga Pengasuh Ribath Al Lathifiyah 2 Ponpes Bahrul Ulum Jombang ini.

Dikatakan Mundjidah, bahwa setiap orang berpuasa selama bulan ramadhan dengan iman dan ikhlas karena Alloh, maka akan diampuni segenap dosanya yang telah lampau. Sehingga, pada saat hari raya, manusia kembali kepada fitrahnya bagaikan bayi yang suci dan bersih dari segala dosa kesalahan, kejelekan dan keburukan.

“Salah satu cara cerdas beridul fitri adalah menghidupkan tradisi yang amat baik yaitu saling memaafkan atau dikenal dengan sebutan Halal bi Halal yang merupakan pencetusnya Al Maghfurlloh KH. Wahab Chasbulloh,” ujarnya.

“Yang memiliki kesalahan meminta maaf pada yang disalahi dan selanjutnya kembali memberi maaf kepada yang membuat kesalahan, tradisi ini sesuai dengan firman Alloh,” tutur putri alhamrhum KH. Wahab Chasbulloh ini.

Dikatakannya, dalam Al Quran surat Al Arof ayat 199, jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.
Sedangkan, Ibnu Rajab dalam kitab Lathoiful Maarif juz 1 halaman 277, lanjut Mundjidah, hari raya Idul Fitri tidak diperuntukkan bagi orang yang memakai pakain baru, tetapi hari raya Idul Fitri adalah bagi orang yang semakin bertambah ibadah dan kepatuhannya.

“Hari raya Idul Fitri adalah jembatan untuk meningkatkan amal ibadah kepada Alloh, untuk menjadi orang yang bertaqwa menjadi lebih baik dari sebelumnya atas kesalahan dan kejelekan dengan berkomitmen meminimalisasi kesalahan,” terangnya.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H, mohon maaf lahir dan bathin, Minal ‘Aidin Wal-Faizin,
semoga Allah menjadikan kita tergolong orang-orang yang kembali dan memperoleh kemenangan.’ Amien,” ucap Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab.@obi