LENSAINDONESIA.COM: Merebaknya kabar satu keluarga di Kota Bekasi, Jawa Barat, terpapar virus Corona pasca lebaran menjadi perhatian serius warga. Apalagi, satu keluarga itu disebut-sebut tertular salat Id berjemaah di Masjid Al Muhajirin, Perumnas 1, Bekasi Barat. Walikota Bekasi Rahmat Effendi pun meluruskan.

Pepen –sebutan popular Walikota Bekasi—menegaskan bahwa sekeluarga yang tertular Corona ini tidak tertular saat salat Id, melainkan sebelum salat Id.

“Hoaks (satu keluarga terpapar Corona saat salat Ied berjamaah, red),” kata Walikota Pepen, yang terus aktif memantau warga Kota Bekasi, pasca libur Lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1441 H ini.

Pepen mengatakan, keluarga tersebut sudah sakit dengan gejala mirip virus corona sebelum Idul Fitri.

Sebelumnya, Walikota Pepen juga sempat membenarkan kabar itu ketika dikonfirmasi detik.com. Ia sempat mengakui keluarga tersebut dijemput tim medis yang menggunakan alat pelindung diri (APD) pada Senin malam (25/5/2020).

“Betul (positif Corona usai salat Id di masjid, red),” kata Pepen dikonfirmasi detikcom, Selasa (26/5/2020).

Diketahui, Pemkot Bekasi saat salat Id memang sempat mengizinkan warga yang berada di kelurahan kategori ‘zona hijau Covid-19’ untuk salat berjamaah Id di masjid. Kota Bekasi ada 51 kelurahan yang kategori zona hijau.

Pepen saat meluruskan berita yang bikin heboh warga Kota Bekasi itu, tidak menyinggung masjid tempat keluarga itu ikut salat Idul Fitri berjemaah .

Keluarga tersebut kini sudah dirawat di rumah sakit. Mereka telah menjalani tes swab. Hasilnya positif.

“Sekarang sudah masuk rumah sakit. Ada empat orang,” kata Pepen.

Pemkot Bekasi menerangkan saat ini tengah menyelidiki siapa saja yang menjalin kontak dengan keluarga tersebut. Tim sudah diterjunkan hingga ke level RT dan RW.

“Semua tim analis kita, tim medis kita sudah bergerak,” kata Pepen.

Wakil Walikota, Tri Adhianto pun ikut meluruskan bahwa satu keluarga yang positif terinfeksi virus Corona bukan saat salat Idul Fitri berjemaah di Masjid Al Muhajirin di Perumnas I, Bekasi Barat.

“Betul ada yang terkena, tetapi bukan tertular pada salat Id,” kata Wakil Wali Kota Bekasi Tri Ardhianto saat dihubungi awak media. @sofie