LENSAINDONESIA.COM: Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab menyalurkan bantuan untuk Desa yang melakukan karantina wilayah, yaitu Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito.

Karantina wilayah ini diberlakukan setelah ditemukan 5 orang warga yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Saat ini Plosokerep merupakan desa dengan jumlah kasus terkonfirmasi positif Corona terbanyak di Kabupaten Jombang.

Mundjidah mewakilkan penyerahan bantuan ini pada putra menantunya yakni H. Mujtahidur Ridho.

Bantuan sembako ini untuk memenuhi kebutuhan logistik dapur umum di Balai Desa Plosokerep.

“Terimakasih masyarakat Desa Plosokerep yang sudah mau mematuhi aturan protokol kesehatan. Insyaallah kami berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan pencegahan penularan COVID-19,” kata Mundjidah Wahab, Jumat (29/05/2020).

Sementara itu Kepala Desa Plosokerep Bambang Hermanto menyampaikan, bahwa karantina mandiri di desanya dilakukan Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Jombang untuk mencegah kontak dengan warga desa lain.

“Semua kegiatan warga Plosokerep dibatasi selama dua pekan ke depan. Setiap orang yang keluar masuk dusun harus didata. Tiap warga dianjurkan untuk tetap tinggal di rumah, terkecuali untuk kegiatan atau kepentingan yang sangat mendesak,” katanya.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Jombang mengatakan, karantina wilayah Desa Plosokerep ini dilakukan di RT02/RW04. Di lingkungan tersebut saat ini dihuni 49 kepala keluarga (KK) terdiri dari 150 jiwa.

“Pemkab Jombang hari ini memutuskan salah satu RT di Desa Plosokerep dilakukan karantina wilayah untuk 14 hari ke depan. Masyarakat tidak diperkenankan keluar masuk RT tersebut,” jelasnya.@obi