LENSAINDONESIA.COM: Tim jaksa penyidik Jampidsus (Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus) Kejaksaan Agung RI, kembali memeriksa 2 orang saksi perkara tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya (persero), Jumat (29/5/2020).

Kedua saksi itu, yaitu Dannief Utojo Danus yang menjabat Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas, dan Ina Rahayu Ratna Pratiwi selaku Direktur Utama PT BNI Sekuritas.

Kedua direktur utama tersebut diperiksa sebagai saksi terkait kasus pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (Umum) Nomor : Print-33/F.2/Fd.1/12/2019 tanggal 27 Desember 2019.

“Pemeriksaan saksi kali ini merupakan pengembangan dari penyidikan sebelumnya, dan telah menetapkan enam orang tersangka yang perkaranya pada saat ini sudah di Pengadilan Tipikor,” jelas Kepala Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono, SH, MH dalam keterangannya, Jumat (29/5/2020).

Kedua saksi tersebut sebagai Direktur Bank Kustodian yang dianggap perlu dimintai keterangannya tentang bagaimana proses jual beli saham dalam pengelolaan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) pada saat yang bersangkutan menjabat sebagai Direktur.

“Pemeriksaan saksi dalam pengembangan penyidikan ini merupakan upaya penyidik untuk membongkar secara keseluruhan terhadap dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di PT. Jiwasraya (Persero) guna menentukan pihak-pihak yang bertanggung jawab,” jelas Hari Setiyono.

Selama proses pemeriksaan, tim penyidik juga menerapkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid 19. Antara lain, menjaga jarak aman antara saksi dengan Penyidik. Bahkan, penyidik juga menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

Kedua saksi selama diperiksa juga diwajibkan mengenakan masker dan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah pemeriksaan. @jrk