LENSAINDONESIA.COM: Kementerian Agama menyampaikan peniadaan pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Peniadaan ini terkait dengan pandemi virus Corona
yang masih melanda seluruh dunaia termasuk Indonesia dan Arab Saudi.

“Pemerintah tidak memberangkatkan haji 2020,” kata Menag Fachrul Razi dalam konferensi pers virtual, Selasa (02/06/2020).

Dengan peniadaan ini, artinya ratusan ribu calon jemaah itu gagal berangkat haji pada tahun 2020. Kemenag telah berkomunikasi
dengan MUI dan Komisi VIII terkait pembatalan pemberangkatan ibadah haji 2020.

Dikethui, Indonesia pada tahun ini mendapatkan kuota haji untuk 221.000 orang. Jumlah ini terdiri dari 203.320 kuota haji
2020 reguler dan 17.680 kuota haji khusus.

Berdasarkan data Johns Hopkins University, per Selasa 2 Juni 2020, jumlah pasien positif Corona di Arab Saudi ada sebanyak
87.142 orang. Sementara, jumlah orang yang meninggal akibat Corona tercatat ada 525 orang.

Sebelumnya, pemerintah Arab Saudi juga telah menegaskan larangan umrah masih berlaku walau pelonggaran lockdown diterapkan.

Penangguhan umrah dilakukan Arab Saudi pada akhir Februari lalu setelah kasus virus Corona mulai bermunculan di negara itu.
Larangan masih ditetapkan hingga pemberitahuan lebih lanjut.

“Penangguhan ini akan mengalami peninjauan secara berkala sesuai dengan kurva pandemi dan rekomendasi akan dikeluarkan oleh
komisi ad-hoc,” ujar Kementerian Haji Arab Saudi, diberitakan media Arab, Gulf News, pada Kamis 28 Mei 2020 lalu.@LI-13