LENSAINDONESIA.COM: TNI akan kerahkan sekitar 3.400 personil se Jawa Barat dalam rangka pelaksanaan pengawasan kegiatan adaptasi kebiasaan baru (AKB) dan apabila digabungkan dengan TNI, Polri dan Pemda pasti akan lebih banyak lagi.

Hal tersebut dikatakan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto saat melaksanakan rapat evaluasi gugus tugas penanganan Covid-19 yang diselenggarakan di Ruang Silihwangi Makodam III/Siliwangi Jalan Aceh No. 69 Kota Bandung, Selasa kemarin(2/6/2020).

Tampak hadir pada acara tersebut, Gubernur Jabar H.M. Ridwan Kamil selaku Komandan Satgas Gugus Tugas penanganan Covid-19 dan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi, Forkopimda Prov. Jabar, pejabat Utama Kodam III/Siliwangi serta pejabat Utama Polda Jabar.

Dalam rapat evaluasi hari ini, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto mengatakan, “Seperti kita ketahui bahwa kita sudah memasuki di era baru yaitu AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) di lingkungan Jawa Barat.

Dia menjelaskan, dalam pelaksanaan AKB ini, TNI dan Polri diturunkan untuk mengawasi pelaksanaan kedisiplinan masyarakat “.

Kemudian lanjutnya, ” yang ke tiga hal tersebut harus diwaspadai dalam kedisiplinan masyarakat, yaitu yang pertama penggunaan masker, yang kedua menjaga jarak dan yang ketiga selalu mencuci tangan “.

Jadi 3 hal tersebut, ditempat-tempat keramaian tersebut akan dijaga oleh TNI dan Polri. Apa bila ada masyarakat yang tidak menggunakan masker maka diingatkan baik-baik, diberikan masker supaya kita sama yaitu sama-sama menggunakan masker, ” ucapnya.

Masih menurut Pangdam III/Siliwangi, ” tempat-tempa keramaian, tempat ibadah kemudian stasiun dan pasar perlu kita waspadai dan perlu kita disiplinkan, karena yang paling utama adalah penggunaan masker sesuai yang disampaikan bapak Gubernur.

Oleh sebab itu, mari kita semuanya dari TNI, Polri maupun Pemda baik dari Dishub dan Satpol PP mensosialisasikan sehingga kita dapat mengurangi perkembangan Covid-19 ini, ” pungkas Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto.@Caca