LENSAINDONESIA.COM: Di tengah pandemi Covid-19, Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya tetap menggelar acara pelantikan wisudawan. Tak seperti biasanya, prosesi pelantikan digelar secara online melalui video conference Zoom meeting dan live streaming via Youtube, Kamis (04/06/2020).

Sebanyak 48 orang yang diwisuda berasal dari program studi Non Diploma Teknik Pesawat Udara, Basic Aircraft Structure Angkatan IIA dan Angkatan IIB.

Mereka dinyatakan lulus dan diwisuda setelah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan selama kurang lebih 9 bulan di Poltekbang Surabaya.

Program non diploma yang dimiliki Poltekbang Surabaya merupakan hasil kerjasama antara Poltekbang Surabaya, Pemkot Surabaya dan PT Lion Air Group dalam upaya pemanfaatan dan pengembangan potensi kota Surabaya di bidang sumber daya manusia.

Para wisudawan terpilih ini berasal dari keluarga tidak mampu di wilayah kota Surabaya.

Setelah prosesi wisuda selesai, para wisudawan akan langsung bergabung dengan PT Lion Air Group sebagai teknisi pesawat di Batam Aero Teknik.

Hadir dalam acara wisuda meskipun lewat virtual, yaitu Kepala BPSDM Perhubungan Sugihardjo, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Presiden Direktur PT Lion Air Group yang diwakili Presiden Direktur PT Batam Aero Teknik (BAT) I Nyoman Rai Pering serta Direktur Poltekbang Surabaya Achmad Setiyo Prabowo.

Kepala BPSDM Perhubungan Sugihardjo sekaligus Inspektur Upacara Wisuda mengatakan program Non Diploma ini manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat dan hasilnya langsung terserap oleh dunia industri.

“Di dunia modern seperti sekarang ini, pendidikan non diploma sangat dibutuhkan karena yang terpenting dari pendidikan bukan hanya ijazah tapi KSA (Knowledge, Skill, Attitude),” jelas Sugihardjo.

Sementara, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyebut adanya kerjasama antara wali kota Surabaya dengan Poltekbang Surabaya adalah cara Pemkot Surabaya untuk memutus mata rantai kemiskinan. Sehingga tidak ada lagi kemiskinan struktural di Surabaya.

“Tidak ada lagi alasan bagi anak-anak dari kalangan tidak mampu untuk menjadi orang yang tidak mampu juga. Dengan mengikuti program ini mereka dapat mengembangkan karir di dunia penerbangan dan memperbaiki nasib mereka untuk menjadi orang sukses,” tegas Risma (sapaan akrab Wali Kota Surabaya).

Tak lupa, orang nomor satu di Surabaya ini juga berterima kasih kepada Kementerian Perhubungan, BPSDM Perhubungan, Poltekbang Surabaya, PT Lion Air Group dan PT BAT.

Risma juga berpesan kepada para anak asuhnya yang telah diwisuda ini jika sudah bekerja nanti agar tidak hanya menuntut hak.

“Tapi buktikan bahwa kalian bisa bekerja, bisa dipercaya, tidak sembrono, tidak boleh seenak sendiri. Jaga kepercayaan ini karena kalian membawa nama besar Surabaya. Program ini dibiayai penuh oleh Pemkot Surabaya menggunakan uang rakyat Surabaya sehingga sudah sepantasnya para wisudawan harus menjaga amanah,” tegas Risma.

Ditambahkan Presiden Direktur PT BAT I Nyoman Rai Pering, para wisudawan yang akan langsung masuk dunia kerja di bidang penerbangan juga harus menguasai pengetahuan, teknologi juga bahasa asing.

“Belajar adalah kunci, kita harus menguasai pengetahuan dan teknologi. Sebab, industri aviasi membutuhkan high skill dan high investment, untuk itu kita harus disiplin, karena kita tidak boleh ada celah untuk salah sedikitpun. Begitu kita melakukan kesalahan, nyawa manusia taruhannya. Dan yang pasti bekerja di dunia penerbangan wajib bisa berbahasa asing, bahasa inggris,” imbuh Presiden Direktur PT BAT.

Para wisudawan yang dilantik mengenakan PDUB sebagai seragam kebanggaan sama seperti proses wisuda taruna/taruni pada umumnya. Untuk pengalungan samir kepada wisudawan dilakukan oleh orang tua wisudawan di rumahnya masing-masing.

Turut hadir pula GM Human Resource & General Affair BAT Dedeng Ahmadi, Manager BAT Training Nana Supriyatna, Manager Assessment & Development Lion Group Ocni Rascelina Abras, Manager HR BAT Eko Anggorowati dan Dewas BLU Poltekbang Surabaya.

Lainnya, para tamu undangan Sesbadan, para Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan, para Kepala UPT BPSDM Perhubungan dan para pejabat di lingkungan Poltekbang Surabaya.@sarifa