LENSAINDONESIA.COM: Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw menyampaikan, bahwa seorang anggotanya meninggal dunia setelah terinfeksi viris COVID-19 atau Corona.

Menurut Paulus Waterpauw, sebelum meninggal dan dinyatakan positif, almarhum sempat dirawat karena penyakit malaria.

Paulus mengakui pihaknya melalui Biddokkes sudah melakukan pemeriksaan rapid test kepada anggotanya. Beberapa ada yang reaktif sehingga harus dilakukan pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction).

Pemeriksaan tes cepat akan terus dilakukan mengingat anggota polri saat ini bertugas di tengah pandemi COVID-19 sehingga rentan terkena virus tersebut. Namun untuk memutus mata rantai virus tersebut diharapkan seluruh anggota Polri dan ASN di lingkungan Polda Papua selalu menerapkan protokol kesehatan.

Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Agustinus juga menyampaikan saat ini tercatat 1.484 personil yang dites cepat dan hasilnya 89 orang dinyatakan reaktif. Dari 89 orang kemudian dilanjutkan pemeriksaan PCR, dan 19 orang positif.

Pemeriksaan tes cepat kepada personil Polri di jajaran Polda Papua akan terus dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran karena bila ditemukan reaktif akan dilanjutkan dengan tes PCR.

“Bila hasilnya positif akan diisolasi dan dirawat di rumah sakit atau tempat yang sudah disediakan untuk pasien positif COVID-19,” kata Agustinus.@LI-13/mc