LENSAINDONESIA.COM: Pendaftaran sekolah kedinasan tahun 2020 sudah resmi dibuka.

Sesuai dengan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor B/435/M.SM.01.00/2020, calon siswa/siswi/taruna/taruni dapat melakukan pendaftaran sekolah kedinasan sejak 8 Juni 2020.

“Pendaftaran sekolah kedinasan dilakukan melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) melalui situs dikdin.bkn.go.id dan pendaftaran dapat dilakukan hingga 23 Juni 2020 pukul 23.59 WIB,” jelas Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Andi Rahadian dalam keterangan tertulis, Rabu (10/6/2020).

Andi menambahkan, bahwa pelamar hanya dapat melamar ke satu sekolah kedinasan.

Pada tahun ajaran kali ini, terdapat enam instansi yang membuka pendaftaran sekolah kedinasan, yakni Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Perhubungan, Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Pusat Statistik (BPS), serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Sementara Kementerian Keuangan sebagai pengelola Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika sebagai pengelola Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) memutuskan untuk tidak membuka pendaftaran di tahun ajaran 2020 ini.

Tahap pendaftaran akan dilanjutkan dengan proses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

“Tahapan SKD ini rencananya akan dilaksanakan pada bulan Juli 2020,” ujar Andi.

Berikutnya, tahapan seleksi lanjutan akan diatur oleh masing-masing kementerian dan lembaga pengelola sekolah kedinasan

Jadwal seleksi SKD dan seleksi lanjutan untuk sekolah kedinasan ini akan dilakukan dengan menerapkan pedoman dan protokol kesehatan dalam tatanan normal baru (new normal).

Namun demikian, pelaksanaan proses pendaftaran dan seleksi sekolah kedinasan ini juga akan menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah dalam penanganan pandemi COVID-19.

Calon peserta yang memerlukan informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran sekolah kedinasan dapat menghubungi layanan helpdesk daring dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui tautan https://helpdesk.bkn.go.id/dikdin/home.

BKN juga menyediakan informasi seputar pendaftaran sekolah kedinasan melalui akses https://helpdesk.bkn.go.id/dikdin/faq. Sedangkan detail persyaratan, prosedur, dokumen, lokasi seleksi, serta informasi penting lainnya terkait pendaftaran dari masing-masing sekolah kedinasan dapat diakses pada tautan https://dikdin.bkn.go.id/informasi.

Berikut daftar instansi dan sekolah kedinasan yang telah membuka pendaftaran:

1. Kemendagri: Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

2. BSSN: Politeknik Siber dan Sandi Negara

3. Kemenkumham: Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Ilmu Keimigrasian (Poltekim)

4. BIN: Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)

5. BPS: Politeknik Statistika STIS

6. Kementerian Perhubungan, 18 sekolah tinggi, politeknik, dan akademi, yakni:

a. Pendidikan Transportasi Darat

I. Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD) Bekasi

II. Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal

III. Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun

IV. Politeknik Sungai Danau Penyeberangan (Poltrans SDP) Palembang

V. Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali

b. Pendidikan Transportasi Laut

I. Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta

II. Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang

III. Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar

IV. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya

V. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumatra Barat

VI. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh

VII. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Banten

c. Pendidikan Transportasi Udara

I. Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug

II. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya

III. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Makassar

IV. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Medan

V. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Palembang

VI. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Jayapura