LENSAINDONESIA.COM:Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Pol Idham Azis meninjau dua Mall Tangguh ‘COVID-19’ Semeru di Kota Malang, Jumat (19/06/2020).

Dua mall yang dikukuhkan sebagai Mall Tangguh Semeru oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata bersama Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Inf Tommy Anderson itu adalah Mall Transmart Malang dan Malang City Poin.

Dua pusat perbelanjaan terbesar di Kota Malang tersebut menerapkan protokol kesehatan di masa transisi new normal life. Pengukuhan tersebut merupakan bagian dari instruksi langsung Kapolda Jawa Timur.

Dalam peninjauan itu  berlangsung sekitar 15 menit. Panglima TNI dan Kapolri didampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol M Fadil Imran dan Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah, SSos,  MM.

Karena menerapkan protokol kesehatan COVID-19, saat akan memasuki kawasan Mal Transmart Malang Panglima TNI, Kapolri beserta Gubernur Jatim mencuci tangan, periksa suhu tubuh, mengisi buku tamu, memakai masker dan menjaga jarak.

Setelah itu, mereka langsung meninjau ruang isolasi yang disediakan pengelola mall. Mereka juga meninjau berbagai tenant yang ada di dalam mall.

Saat ini seluruh tenant yang berada di dalam area Mall Tangguh Semeru wajib. Bahkan para pegawai tenant wajib memakai face shield dan untuk meja makan di food centernya dipasangi sekat atau tirai dari plastik.

Marsekal Hadi Tjahjanto sempat berbincang dengan salah satu pengunjung di food centre. Dia bertanya kepada pengunjung tersebut, bagaimana makan dengan suasana seperti ini.

Pengunjung tersebut menjawab tidak ada masalah. Pengunjung itu mengaku nyaman-nyaman saja dan tidak terganggu sama sekali dengan adanya sekat tersebut.

Usai meninjau semua fasilitas yang ada di dalam mall, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto merasa optimis masyarakat akan terbiasa dengan new normal life. Bahkan dia mengapresiasi pihak manajemen mall yang telah melakukan program Mall Tangguh Semeru secara baik dan benar.

“Protokol kesehatan sudah diterapkan dengan benar. Tadi kami juga melihat masyarakat yang akan masuk ke mall wajib melakukan pemeriksaan suhu tubuh,” katanya.

Bila ada yang memiliki suhu tubuh di atas 37,3 derajat, kata dia, tentu akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Namun yang dibawah 37,3 derajat diperbolehkan masuk dengan tetap melakukan protokol kesehatan.

“Yakni harus tes suhu badan, melakukan cuci tangan, memakai masker dan jaga jarak. Semua itu sudah diterapkan,” ujar Hadi Tjahjanto.

Selain itu, dia mengaku sudah melihat anggota TNI Polri yang sedang bertugas. Mereka mengawasi penerapan protokol kesehatan di mall tersebut.

“Pihak pengelola mall juga memantau lewat CCTV. Petugas dari TNI Polri itu gunanya bila ada pengunjung yang bergerombol, maka akan diingatkan. Dan tadi saya lihat juga standar untuk pengunjung telah memenuhi syarat. Karena telah diberi sekat dari plastik,” jelasnya.

Karena itu dia berharap apa yang dilakukan pihak manajemen mall terkait protokol kesehatan tersebut terus dijalankan.

“Sampai berapa lama, ya sampai ketemu obatnya (COVID-19). Bila belum ada, ya terus tetap dilaksanakan,” pungkasnya sembari menambahkan bila Malang merupakan yang ketiga dikunjungi setelah Batam dan Riau.@aji