LENSAINDONESIA.COM: Telkomsel kini makin perluas layanan voice over LTE (VoLTE) hinga ke jangkauan daerah dan mitra ponsel pendukung layanan VoLTE. Upaya ini diharapkan mampu mengakselerasi adopsi teknologi broadband VoLTE untuk masyarakat Indonesia demi realisasi pengimplementasian teknologi 5G.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro menyampaikan, sebagai leading digital telco company, Telkomsel menerapkan layanan VoLTE guna memperkuat roadmap perusahaan untuk menghadirkan layanan jaringan 5G di Tanah Air kedepannya.

“Telkomsel juga melanjutkan konsistensi untuk penerapan teknologi jaringan terdepan, mulai era 2G, 3G, dan hingga 4G saat ini. Upaya tersebut sejalan dengan tekad Telkomsel memaknai usia ke-25 tahun untuk terus hadir mendampingi masyarakat menjalani berbagai perkembangan di setiap fase kehidupan, papar Setyanto dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/06/2020).

Telkomsel perluas jangkauan layanan VoLTE hingga wilayah Bogor dan Sidoarjo, usai sebelumnya sukses dengan pengoperasian layanan VoLTE di wilayah Jadetabek dan Surabaya awal Mei lalu. Sedangkan untuk ponsel penyedia layanan VoLTE, kini Telkomsel berkolaborasi dengan Xiaomi sebagai mitra produsen perangkat yang mengusung sistem operasi yang kompetibel terhadap layanan VoLTE dari Telkomsel.

“Kehadiran Xiaomi menyusul mitra produsen lainnya seperti Samsung, Huawei, dan Vivo yang sudah terlebih dahulu berpartisipasi,” tandas Setyanto.

Tahap soft launch ini, VoLTE Telkomsel bisa digunakan terbatas oleh pelanggan terpilih (whitelist customer) yang memenuhi beberapa syarat yakni berada di wilayah jangkauan VoLTE Telkomsel serta menggunakan kartu yang mendukung jaringan 4G Telkomsel (uSIM), dan menggunakan perangkat kompetibel layanan VoLTE.

“Pelanggan cukup mengaktifkan fitur VoLTE melalui menu pengaturan perangkat, kemudian diikuti dengan munculnya tulisan “VoLTE” di status bar. Dengan demikian, di tahap soft launch diperhitungkan akan ada sekitar 300.000 whitelist customer yang bisa menikmati keunggulan layanan ini,” terangnya.

Setyanto kemudian juga menjelaskan bahwa tahap soft launch juga menjadi momen untuk melakukan uji coba terhadap keandalan layanan VoLTE Telkomsel serta pengalaman pelanggan dalam menikmati layanan tersebut.

“Dalam tahap soft launch ini kami akan terus memonitor kualitas layanan VoLTE Telkomsel serta memonitor pengalaman pelanggan sebagai masukan untuk pengembangan layanan VoLTE Telkomsel ke depannya. Ini merupakan salah satu upaya Telkomsel untuk terus mengutamakan prinsip customer-centricity pada pengembangan produk dan layanan kami”, pungkas Setyanto.@Rel-Licom