LENSAINDONESIA.COM: Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto turun ke Jawa Timur. Ia menyatakan segera mengirimkan bantuan dokter umum dan tenaga perawat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetomo Surabaya agar bisa membantu penanganan pasien COVID-19.

RS milik Pemprov Jatim tersebut diberikan bantuan tenaga kesehatan (Nakes) sebanyak 146 orang. “Saya selaku Menteri Kesehatan akan mendorong kebutuhan perawat 88 orang, dokter umum 58 orang. Gelombang pertama yang akan kami dorong adalah dokter, kemudian perawat agar kinerja rumah sakit bisa lebih ringan,” kata Terawan.

Menurut mantan kepala pusat kesehatan TNI AD bantun tenaga dokter dan perawat itu diperlukan karena RSUD dr Soetomo kewalahan dalam menangani pasien Covid-19 yang meningkat setiap harinya. Dikatakan Terawan jumlah pasien yang membutuhkan pelayanan meningkat tajam, sehingga jumlah kamar rumah sakit juga mulai terisi penuh.

“Diharapkan dengan penambahan tenaga dokter dan perawat itu, beban rumah sakit akan berkurang,” jelas Terawan Agus Putranto.

Menanggapi hal itu, Dirut RSUD dr Soetomo Surabaya Joni Wahyuhadi mengaku senang usulan untuk penambahan dokter dan perawat segera dikirimkan ke rumah sakitnya.

“Tujuan saya apa, supaya dokter dan perawat saya agar kerjanya jamgan sampai terlalu panjang waktunya. Bisa 4 jam gantian, gitu. Karena pasien yang ke Soetomo itu banyak kesitu. Sehari ada sampai 30 pasien (COVID-19),” ujar dr Joni pada LICOM di Gedung Negara Grahadi, Rabu (24/06/2020) malam.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan melakukan renovasi RSUD dr Soetomo sesuai protokol kesehatan COVID-19. Sehingga nantinya pasien yang dirujuk ke Soetomo akan dibatasi jumlahnya, maksimal 200 pasien khusus COVID-19.

“Saya berani merenovasi Soetomo karena RS Darurat/Lapangan sudah jadi, sehingga pasien COVID-19 tidak semuanya dirawat di Soetomo. Hanya khusus sedang dan berat, sesuai saran pak menteri. Yang ringan kita arahkan ke RS Darurat,” tandas pria yang juga Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim ini.@sarifa