LENSAINDONESIA.COM: Jumlah kasus positif virus Corona (COVID-19) di Jawa Timur saat ini melampaui angka kasus positif Corona di DKI Jakarta. Kini, Jawa Timur sebagai daerah dengan tingkat kasus covid paling tinggi di Indonesia.

Berdasarkan data, jumlah kasus positif Covid-19 di Tanah Air pada Jumat (26/6) bertambah 1.240 orang. Sehingga, total pasien terkonfirmasi positif mencapai 51.427 orang.

Jawa Timur, daerah yang tercatat jumlah kasus positif virus corona tertinggi secara nasional dengan total 10.901 orang dan 796 kasus kematian.

Angka tersebut, menjadikan Provinsi Jawa Timur menggeser DKI Jakarta, yang sebelumnya sebagai daerah dengan tingkat kasus Covid-19 paling tinggi di Indonesia. DKI Jakarta, tercatat kasus terkonfirmasi positif sebanyak 10.796 orang dan 616 pasien meninggal dunia.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, menyampaikan jumlah tersebut diketahui berdasarkan pemeriksaan terhadap 731.781 spesimen. Jumlah total kasus, dalam jumlah kasus harian saat ini pun Jawa Timur menempati urutan tertinggi pertama, mencapai 356 orang.

Kini, DKI Jakarta di urutan kedua, dengan penambahan kasus baru 205 orang dan 108 pasien sembuh dan Jawa Tengah dengan 177 kasus baru dan tidak ada laporan jumlah pasien sembuh hari ini.

“Penambahan ini berasal dari 22.819 spesimen yang diperiksa hari ini,” terang Yurianto di Gedung BNPB, Jakarta, Jumat (26/6).

Sedangkan, pada penambahan kasus positif terjadi di Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 172 kasus baru dan 156 sembuh. Daerah Bali, dengan 49 kasus dan 73 sembuh. Sedangkan total pasien yang sembuh hari ini terdapat sebanyak 884 orang sehingga keseluruhan yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 21.333 orang.

“Jumlah pasien meninggal bertambah 63 orang sehingga total 2.683 orang dan 448 kabupaten dan kota di di 34 proivinsi telah terdampak Covid-19,” jelasnya.

Yurianto menambahkan, pemerintah saat ini terus melakukan pemantauan terhadap 38.381 orang dan pasien dalam pengawasan sebanyak 13.506 orang. Ada hal yang menarik dalam perkembangan penanganan pandemi saat ini, yaitu ada 19 provinsi melaporkan penambahan kasus baru di bawah angka 10 orang. Sedangkan, tujuh provinsi lainnya dilaporkan tidak ada penambahan jumlah kasus baru.

Sejumlah provinsi yang melaporkan penambahan jumlah pasien sembuh, jumlahnya lebih banyak dibandingkan penambahan kasus baru yakni Sumatera Utara dengan penambahan 14 kasus baru dan jumlah pasien sembuh 64 orang. Banten, bertambah 10 kasus baru dan 13 dinyatakan sembuh.

Selanjutnya, Kalimantan Tengah, dengan penambahan tujuh kasus baru dan 29 sembuh, Sumatera Barat bertambah tiga kasus baru dan 10 sembuh.

“Untuk Provinsi Kepulauan Riau tidak ada kasus baru dan 18 sembuh serta Kalimantan Barat tidak ada kasus baru dan enam orang dinyatakan sembuh,” paparnya.

Dalam mencegah terjadinya penularan, Jubir Pemerintah ini pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan menjaga jarak dengan menaati protokol kesehatan, terutama agar menggunakan masker disaat diluar rumah.

Sejumlah ahli telah mulai melakukan sebuah riset bahwa di era adaptasi kebiasaan baru, ada beberapa titik yang berpotensi menjadi tempat sebaran baru pertama seperti ruangan kantor. Oleh sebab itu, harus bisa dipastikan penerapan jaga jarak di gedung perkantoran setidaknya 1,5 meter. Selanjutnya, soal pengaturan sirkulasi dan fentilasi udara juga menjadi faktor penting lainnya.

Mayarakat diminta untuk tetap di rumah dan berpergian hanya untuk aktivitas untuk hal yang penting saja.

“Tetap berada di rumah dan keluar rumah hanya untuk hal yang sifatnya produktif, jaga jarak, pakai masker, dan rajin cuci tangan adalah kuncinya,” pungkas Yurianto.@licom