LENSAINDONESIA.CO:M: BPJS Kesehatan Surabaya memperkirakan akan banyak peserta memilih turun kelas khususnya peserta mandiri.

Hal ini disebabkan atas kebijakan pemerintah bahwa mulai 01 Juli 2020 iuran BPJS peserta mandiri bakal dinaikkan.

Aturan ini sebagaimana disebutkan dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Surabaya, Herman Dinata Mihardja mengatakan, adanya kenaikan terhadap penurunan kelas terjadi sejak pandemi Covid-19.

“Untuk saat ini, jumlah peserta mengajukan penurunan kelas potensinya sekitar 1 persen dari 2,5 juta total peserta aktif di Surabaya saat ini. Dan mayoritas yang mengajukan itu kelas II, namun kalau kelas I relatif aman,” papar Herman saat dikonfirmasi, Minggu (26/06/2020).

Iuran peserta mandiri kelas I bakal naik dari Rp 80.000 menjadi Rp 150.000. Sedangkan untuk peserta mandiri kelas II naik dari Rp 51.000 menjadi Rp 100.000.

Untuk iuran peserta mandiri kelas III, sebenarnya juga naik dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000, namun pemerintah masih memberikan subsidi Rp 16.500 sehingga iuran yang dikenakan tetap Rp 25.@Eld-Licom