LENSAINDONESIA.COM: Keluhan-kehuhan diterima Pemerintah Kota Surabaya ketika menggelar audiensi bersama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) di Balai Kota Surabaya, Senin (29/06/2020).

Diperkirakan bahwa jumlah ventilator di Ruang Isolasi di Surabaya hanya 5% dari yang dibutuhkan sekitar 10% sampai 20%. “Hampir setiap Rumah Sakit Ventilatornya hanya 5% saya kira butuhnya 10 sampai 20 persen,” Ujar dr. Samsul Arifin, Direktur Rumah Sakit Islam (RSI) Surabaya.

Dari keluhan tersebut akhirnya Pemkot Surabaya memberikan bantuan ventilator sebanyak 9 Ventilator untuk 9 Rumah Sakit bertempat di Balai Kota Selasa (30/06/2020).

Febria Rachmanita, Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya, mengatakan bahwa 9 rumah sakit yang diberikan bantuan ventilator itu adalah RS Ewa Pangalila, RSIA Graha Medika, RS Muji Rahayu, RSI Jemursari, Rumkital dr. Ramelan, RSI A. Yani, RSI Darusifa, RS Wiyung Sejahtera, dan RS Brawijaya.

Tujuan dari pemberian bantuan ventilator ini adalah agar dapat mengurangi angka kematian. Mengingat hampir seluruh Rumah Sakit di Surabaya Ruang Isolasinya hanya memiliki ventilator sebanya 5% dari yang dibutuhkan 10%-20%.

“Makanya, bantuan ini semoga bisa membantu rumah sakit dalam merawat pasien COVID-19 dan semoga bisa mengurangi angka kematian di Surabaya,” ungkap Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat membagikan ventilator kepada setiap perwakilan dari setiap Rumah Sakit.

Dr. Samsul Arifin perwakilan dari RSI A.Yani sekaligus orang yang mengusulkan perlunya bantuan ventilator saat audiensi menyatakan bahwa bantuan ventilator memang sangat dibutuhkan setiap Rumah Sakit. Dengan adanya bantuan ini akan sangat membantu setiap Rumah Sakit dalam menangani pasien-pasiennya.

“Jadi, dengan bantuan ventilator ini akan sangat membantu pasien-pasien yang memang membutuhkan perawatan dengan menggunakan ventilator, sehingga nanti diharapkan bisa mengurangi angka kematian di Surabaya,” ujar Samsul.

Sedangkan Kepala Bidang Keperawatan RSI Jemursari Siswanto mengakui sangat bersyukur mendapatkan bantuan ventilator itu. Menurutnya, ventilator yang diberikan oleh Pemkot akan sangat membantu para pasien COVID-19 yang memang membutuhkan alat tersebut. “Alhamdulillah kita sangat bersyukur mendapatkan bantuan ini,” kata Siswanto.

Ia juga menjelaskan bahwa perhatian Pemkot Surabaya terhadap rumah sakit ini sangat besar. Ia berharap perhatian itu terus dilanjutkan di tengah pandemi COVID-19, karena memang kondisi saat ini membutuhkan membutuhkan effort tinggi.

“Kita sudah dapat banyak bantuan dari pemkot, bahkan kalau bantuan APD sudah tidak terhitung dari saking banyaknya. Alhamdulillah,” terangnya.@budi