LENSAINDONESIA.COM: BPJS Kesehatan Cabang Surabaya melakukan verifikasi pada klaim pelayanan kesehatan akibat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di rumah sakit (RS).

Untuk itu, aturan perundangan yang berlaku pada masa tanggap darurat, kejadian luar biasa atau wabah merupakan di luar jaminan dari Program JKN-KIS, melainkan pihak Kemenkes yang menanggung klaim termasuk Covid-19 ini.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya Herman Dinata Mihardja mengatakan, pasien yang tergolong ODP, PDP dan berstatus positif Covid-19, maka dirawat hingga sembuh sesuai Panduan Tatalaksana Covid-19 yabg disahkan Kemenkes.

“Hingga saat ini kami sudah menerima klaim untuk 28 RS yang melayani pasien Covid-19 yang ada di Kota Surabaya,” tutur Herman kepada awak media, Rabu (01/07/2020).

Sesuai Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur No 188/138/KPTS/013/2020, terdapat 75 RS rujukan kasus Covid-19 untuk wilayah Jawa Timur, termasuk Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo Surabaya sebagai RS rujukan utama.

Ia menambahkan, kategori pasien yang akan dijamin Kementerian Kesehatan sudah dijelaskan di dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/238/2020 terkait Petunjuk Teknis Klaim penggantian Biaya Perawatan Pasien Penyakit Infeksi Emerging Tertentu bagi Rumah Sakit yang Menyelenggarakan Pelayanan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), serta Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/menkes/295/2020 tentang Klaim Penggantian Biaya Perawatan Pasien Penyakit Infeksi Emerging Tertentu bagi Rumah Sakit yang Menyelenggarakan Pelayanan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), sebagai dasar pihak RS mengajukan klaim dan BPJS Kesehatan melakukan proses verifikasi klaim.

“Halnya yang ada dalam SE Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/menkes/295/2020, maka sebagai dasar pada proses verifikasi penggantian pembiayaan layanan Covid-19 yang bisa dibebankan pada jaminan pelayanan Covid-19 dinyatakan oleh Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) yang berwenang menilai kondisi pasien secara klinis, radiologis dan / atau laboratoris (PCR negatif / rapid test negatif) dimana kondisi pasien sudah membaik dan boleh pulang,” terang Herman.

Selain itu, di masa Pandemi Covid-19 ini, BPJS Kesehatan Cabang Surabaya mendisiplinkan layanan untuk pencegahan Covid-19 melalui layanan kanal digital seperti BPJS Kesehatan Care Center 1500400, aplikasi Mobile JKN, Chat Assistant JKN (Chika) dan Voice Interactive JKN (Vika).@Rel-Licom