LENSAINDONESIA.COM: Kasus positif COVID-19 di Provinsi Jawa Timur mengalami kenaikan signifikan. Berdasakan update data yang disampaikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, per Rabu 1 Juli 2020 terdapat penambahan pasien positif sebanyak 203 orang.

Sehingga secara komulatif, saat ini jumlah pasien positif COVID-19 di Jatim mencapai 12.321 orang.

“Untuk yang berstatus PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dari angka 10.772 kini menjadi 10.836 orang, dan yang berstatus ODP (Orang Dalam Pemantauan) dari angka 29.649 kini menjadi 29.757 orang,” jelas Khofifah, Rabu (01/07/2020).

Lebih lanjut Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa pasien yang terkonfirmasi negatif atau sembuh hari ini ada 192 orang. Dimana diantaranya masing-masing 1 berasal dari Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Malang, Kabupaten Nganjuk, dan Kabupaten Sumenep.

Sedangkan masing-masing 2 berasal dari Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Blitar, Kabupaten Gresik, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Lamongan, 3 dari Kota Malang, masing-masing 4 dari Kabupaten Jember, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, dan Kota Kediri. Kemudian masing-masing 20 dari Kabupaten Jombang dan Kabupaten Tulungagung, serta 118 dari Kota Surabaya. Total yang sembuh hingga hari ini ada 4391 orang atau setara 35,64 persen.

Berikutnya untuk pasien yang meninggal per hari ini ada 22 orang, diantaranya masing-masing 1 berasal dari Kabupaten Jombang, Kabupaten Kediri, Kabupaten Malang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang, dan Kota Mojokerto. Lalu masing-masing 2 berasal dari Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Sidoarjo, serta 10 dari Kota Surabaya. Total yang meninggal hingga hari ini ada 950 orang atau setara dengan 7,71 persen.

Untuk kasus baru dimana masing-masing 1 berasal dari Kabupaten Kediri, Kabupaten Sampang, Kabupaten Tulungagung, dan Kota Batu. Kemudian masing-masing 2 berasal dari Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Sumenep, Kota Malang, dan Kota Pasuruan. Sedangkan masing-masing 3 berasal dari Kabupaten Jember, Kabupaten Pacitan, dan Kabupaten Probolinggo.

Berikutnya 4 dari Kabupaten Pasuruan, 5 dari Kabupaten Bojonegoro, 7 dari Kabupaten Malang, 9 dari Kabupaten Nganjuk, 16 dari Kota Probolinggo, 17 dari Kabupaten Gresik, 20 dari Kabupaten Jombang, 59 dari Kabupaten Sidoarjo, dan 156 dari Kota Surabaya.@sarifa