LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menerima bantuan untuk percepatan penanganan COVID-19 dari Kementerian BUMN.

Bantuan ini dilakukan agar angka kasusnya turun dalam 2 minggu seperti yang diitargetkan Presiden Joko Widodo saat berkunjung kerja ke Surabaya pada Kamis 25 Juni 2020 lalu.

Bantuan kedua dari Kementerian BUMN berupa 100 ribu tablet Avigan, 100 masker bedah dan 10 ribu Alat Pelindung Diri (APD) ini diserahkan langsung oleh Menkopolhukam Mahfud MD dan Menteri BUMN Erick Thohir kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (05/07/2020).

Atas bantuan yang diserahkan ini, Gubernur Khofifah bersyukur dan mengapresiasi kehadiran langsung Menkopolhukam dan Menteri BUMN.

Hadirnya dua menteri ini diyakini Khofifah mampu menjadi support luar biasa dan penguatan dari berbagai ikhtiar seluruh elemen dalam melakukan percepatan penanganan COVID-19 di Jatim.

“Kalau sekedar menyampaikan saja mungkin Pak Menteri bisa mendelegasikan. Tapi berkenan hadir langsung disini artinya tidak hanya support biasa, tapi Menteri BUMN juga memberikan support seluruh energi yang dimiliki Kementerian BUMN dalam penanganan COVID-19 di Jatim,” katanya.

Menurutnya, support dan penguatan ini menjadi pemicu semangat tidak hanya pemerintah provinsi, tapi juga masyarakat termasuk para tenaga medis di Jatim yang terus berjuang keras menangani COVID-19.

“Kehadiran Pak Menteri ini dapat menyemai damai dan menyemai kasih bagi seluruh masyarakat Jatim termasuk tenaga medis. Kami mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan, dan kami berharap bantuan terutama masker ini bisa dipakai masyarakat dengan sebaik-baiknya,” terangnya.

Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan bantuan yang diserahkan pemerintah terutama obat Avigan ini menjadi bentuk dorongan agar upaya penyembuhan COVID-19 di Jatim lebih cepat dan lebih efektif.

“Secara medis Avigan memang diyakini memberikan keberhasilan untuk penyembuhan dan mudah-mudahan hal itu juga berlaku di sini. Jatim bukan hanya mendapat perhatian dari orang Jatim sendiri tapi juga pemerintah pusat yang selalu mengikuti dan memberikan perhatian atas perkembangan dari hari ke hari,” jelas Mahfud MD.

Untuk itu, dalam penanganan COVID-19 di Jatim, Menkopolhukam meminta agar segala bentuk koordinasi bisa dilakukan dan semangat yang dimiliki tidak surut. Selain itu kerjasama harus dilakukan tidak hanya dengan pemerintah pusat, tapi juga ke daerah dan instansi vertikal yang punya kaitan tugas.

Ditambahkan Menteri BUMN Erick Thohir, kehadirannya di Jawa Timur menjadi bentuk perhatian dari pemerintah pusat untuk memberikan perhatian khusus bagi Jawa Timur mengingat kenaikan penderita COVID-19 yang masih cukup tinggi.

Untuk itu, dalam bantuan ini juga terdapat obat avigan yang bila diberikan dengan prosedur yang baik, diharapkan mampu menekan angka kematian akibat COVID-19.

“Alhamdulillah kemarin kan sesuai dengan arahan presiden kita juga sudah ke Jawa Barat, Jawa Tengah dan memang kebetulan Jawa Timur dua kali karena memang kan kondisi yang ada di Jawa Timur juga perlu perhatian khusus. InsyaAllah kami hadir di sini bagian dari pemerintah, bukan karena BUMN saja,” imbuh Erick.

Seperti diketahui, berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Jakarta, Avigan diketahui mampu memberikan tingkat kesembuhan 63-67% bagi pasien COVID-19.
Sementara hasil penelitian Clinical Trial di Jepang juga membuktikan bahwa pemberian Avigan mampu membersihkan virus COVID-19 dalam 4 hari.@sarifa