LENSAINDONESIA.COM: Kelembagaan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi melakukan terobosan baru di tengah masa pandemic Covid-19. Kini, Gedung DPRD ini dilengkapi klinik pelayanan kesehatan. Klinik ini untuk memberikan layanan kesehatan bagi anggota dewan yang sibuk bekerja melaksanakan amanah rakyat.

Setelah klinik ini diresmikan Sekretariat DPRD Kota Bekasi pada Senin, 6 Juli 2020, para tenaga medis langsung bertugas melayani anggota dewan yang memerlukan pelayanan kesehatan. Termasuk, melakukan pengawasan kesehatan untuk memerangi atau mencegah masuknya virus Covid-19.

Terobosan klinik melengkapi Gedung DPRD ini, bukti permohonan pelayanan kesehatan anggota dewan di tengah gencarnya ancaman pandemi Covid-19, tidak sia-sia. Permohonan itu muncul sesuai surat Sekretariat DPRD Kota Bekasi Nomor 175/1052/SETWAN UMUM, tepatnya 24 Maret 2020.

Sekretaris Dewan (Setwan) DPRD Kota Bekasi, H Moh Ridwan mengatakan, keberadaan klinik ini perwujudan kerjasama kolaborasi organisasi perangkat daerah (OPD). Layanan kesehatan bagi para anggota DPRD di antaranya, memfasilitasi tenaga kesehatan yaitu dokter dan perawat. Para tenaga medis klinik ini bertugas sebagai supporting system terhadap DPRD.

Ridwan menjelaskan, surat permohonan Sekretariat DPRD itu disampaikan kepada Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi. Permohonan itu pun gayung bersambut. Wali Kota peduli agar kinerja anggota dewan lebih terdukung, lebih prima dalam melaksanakan kerja.

Respon tanggap Wali Kota itu, tentu sebagai dukungan terhadap kinerja para anggota dewan. Sehingga, anggota dewan tetap sehat dan dijauhkan dari ancaman Covid-19. Stamina diharapkan tetap terjaga, meski kesibukan anggoa DPRD padat. Sehari bekerja hampir 24 jam.

“Kita usul ke Pak Wali. Luar biasa. Alhamdulillah, Pak Wali sangat respon, mendisposisikan kepada Kadinkes. Di situlah mulai merebak klinik kesehatan,” kata Ridwan.

Langkah awal pelaksanaan operasinal klinik ini, yaitu mengandalkan kerja sama antara DPRD dengan Dinas Kesehatan (substansi)f yang ada di UPTD Karang Kitri.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati menjelaskan percepatan realisasi klinik kesehatan di Gedung DPRD Kota Bekasi, termasuk untuk memerangi Covid-19. @foto: sofie

Kenapa demikian?

“Kenapa demikian? Karena untuk standar kesehatan, standar Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama terlebih dahulu. Standar pelayanan pemeriksaan dewan sudah standar Puskesmas,” jelas Ridwan.

Semua fraksi di DPRD itu menyambut dan mendukung penuh kehadiran klinik kesehatan di Gedung DPRD Kota Bekasi.
“Alhamdulillah, semua Ketua Fraksi Dewan pun turut hadir dalam launching klinik ini,” kata Setwan.

Fasilitas fisik yang dipersiapkan Sekretariat DPRD Kota Bekasi, berupa ruangan untuk klinik dan perlengkapan pendukung kesehatan yang siap pakai.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati mengatakan, ini adalah bentuk sinergitas antar OPD untuk memberikan pelayanan kesehatan terhadap anggora DPRD Kota Bekasi.

“Maka, kami dan Pak Sekwan membuka klinik pelayanan kesehatan ini untuk memenuhi kebutuhan anggota dewan,” jelasnya.

Ruangan klinik kesehatan di DPRD ini dilengkapi sejumlah fasilitas seperti lemari alat kesehatan, lemari obat, tempat tidur pasien, ruang pendingin/AC, fasilitas internet/WiFi, tempat duduk sofa dan meja, timbangan berat digital dan tempat sampah.

Setwan H Moh Ridwan pun menjadi pasien pertama. Sekaligus, akan cek kesehatan sebagai langkah awal dimulainya klinik tersebut. @sofie.ad