LENSAINDONESIA.COM: Surabaya masih menjadi wilayah paling parah terpapar virus corona di wilayah Jawa Timur. Per Kamis (9/7/2020) sekira pukul 09.00 WIB, jumlah kasus COVID-19 mencapai angka 6573. Rincinya, 2962 orang masih menjalani perawatan, 3071 sembuh dan 540 pasien meninggal dunia.

Dikutip dari data yang dilansir Pemkot Surabaya melalui laman lawancovid-19.surabaya.go.id, Surabaya Timur masih jadi wilayah terparah dengan total 2092 kasus. Surabaya Selatan 1482 kasus, Surabaya Utara 1292 kasus, disusul Surabaya Pusat 884 kasus dan Surabaya Barat 823 kasus.

Pada tingkat kecamatan, Tambaksari paling tinggi dengan 609 kasus, Rungkut 424 kasus, Krembangan 396 kasus, Gubeng 395 kasus, dan Wonokromo 344 kasus.

Demi menekan angka penyebaran Covid-19, Walikota Surabaya Tri Rismaharini menyempatkan blusukan dan menghukum warga yag tak mematuhi protokol kesehatan.
Seorang remaja yang ketahuan tidak pakai masker saat cangkruk di warung kopi lagsung dihukum push up.

Dalam kegiatan itu, Risma didampingi Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Jhonny Edison Isir dan jajaran OPD Pemkot Surabaya. “Kami lakukan sosialisasi protokol kesehatan,” terangnya. @LI-15