LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah melalui Juru Bicara untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengumumkan pembaharuan data jumlah kasus penyebaran virus corona di Indonesia.

Berdasarkan data yang tercatat, ada 1.611 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Penambahan itu menyebabkan total ada 72.347 kasus Covid-19 di Tanah Air, terhitung sejak diumumkannya kasus pertama pada 2 Maret 2020.

“Kami mendapatkan hasil positif terkonfirmasi sebanyak 1.611 orang, sehingga akumulasi totalnya menjadi 72.347 orang,” ujar Achmad Yurianto dalam konferensi pers dari Graha BNPB pada Jumat sore (10/7/2020).

Yurianto menyampaikan, dari 1.611 kasus baru ini diketahui setelah dilakukan pemeriksaan 23.609 spesimen dari 9.388 orang dalam sehari. Total spesimen yang sudah diperiksa mencapai 1.015.678 spesimen dari 597.468 orang yang diambil sampelnya.

Selain itu, Jubir Yurianto juga menyampaikan sejumlah provinsi yang jumlah kasus barunya di atas 100 pasien. Jumlah terbanyak dicatat DKI Jakarta dengan 260 kasus baru.

Selanjutnya disusul Jawa Timur dengan 246 kasus baru, Sulawesi Utara dengan 134 kasus baru, dan Sulawesi Selatan dengan 132 kasus baru. Kemudian, Sumatera Utara dengan 112 kasus baru, Jawa Barat dengan 105 kasus baru, serta Jawa Tengah dengan 100 kasus baru.

Untuk data pasien sembuh dan meninggal, diketahui ada penambahan 878 pasien Covid-19 yang sembuh. Dengan demikian totalnya menjadi 33.529 pasien sembuh. Data pasien yang meninggal dunia pada periode 9-10 Juli 2020, diketahui ada 52 pasien Covid-19 yang tutup usia.

“Sehingga totalnya menjadi 3.469 orang,” terangnya.

Sedangkan data jumlah OPD dan PDP, pemerintah telah menyatakan bahwa kasus Covid-19 sudah tercatat di semua provinsi atau 34 provinsi yang ada di Indonesia. Secara khusus, diketahui ada 459 kabupaten/kota yang sudah terdampak penularan Covid-19. Jumlah ini bertambah dua daerah jika dibandingkan data kemarin.

Ada 38.705 orang yang berstatus orang dalam pemantauan atau ODP dan 13.882 orang yang berstatus pasien dalam pengawasan atau PDP.@licom