LENSAINDONESIA.COM: Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Banceuy Bandung melakukan inspeksi mendadak (Sidak) yang dilaksanakan oleh seluruh petugas gabungan Satopatnal wilayah Bandung Raya serta Taruna Poltekip kemarin.

Kegiatan dipimpin langsung Oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat beserta Kadivpas dan seluruh Kepala UPT Wilayah Bandung raya dan sejumlah jajaran.

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan bertempat di kantor wilayah Kementerian Hukum dan Ham Jawa Barat Jl.Jakarta No.27
untuk selanjutnya menuju Lapas Banceuy. Tepat pada pukul 19.40 tim mulai memasuki area blok hunian, menyisir dengan teliti untuk mencari barang terlarang yang terdapat atau disembunyikan WBP pada lokasi tertentu.

Dari hasil operasi tersebut, menemukan beberapa barang terlarang, diantaranya sebanyak 43 buah handpone, baterai pengisi daya (power bank), cCharger HP, senjata tajam, speaker, tali tambang, parfum.

Pada kegiatan tersebut, Kadivpas Abdul Aris mengingatkan mengenai konsekuensi tindak pelanggaran oknum petugas yang melakukan pelanggaran.

Selain itu, Dia juga memberikan atensi untuk lebih meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan, serta apresiasi kepada seluruh petugas tim gabungan satopatnal wilayah Bandung Raya yang berusaha sekuat tenaga untuk melakukan kegiatan ini.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat Imam Suyudi, menjelaskan bahwa kegiatan ini akan terus berlanjut untuk seluruh Satker.

“Juga memberikan arahan kepada seluruh jajaran bahwa temuan ini bukanlah suatu prestasi melaikan peringatan bahwa masih ada kebocoran dan oknum petugas, sehingga barang terlarang bisa tersebar di area blok hunian,” ujar Imam.

“Karenanya, kegiatan ini menjadi sikap jelas bagi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat kepada seluruh masyrakat bahwa upaya kami adalah upaya extraordinary, teruntuk Lapas Banceuy Kepala Kanwil Jabar memberikan semangat untuk terus melanjutkan kegiatan serupa, rahasia dan tak terduga oleh WBP,” jelasnya menambahkan.

Dia berharap, dengan kegiatan Sidak ini merupakan upaya extraordinary agar terwujudnya Lapas Banceuy “Bersinar” bebas dari peredaran narkoba dan barang-barang terlarang.

Selain itu, Kalapas juga menginstruksikan kepada pejabat-pejabat struktural terkait untuk terus memaksimalkan pengawasan serta menyusun jadwal penggeledahan dan inspeksi blok hunian dengan rahasia, ketat dan pola tak terduga.

“Sehingga ke depan pelanggaran dan temuan serupa dapat diminimalisir. Dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis agar tercipta kondisi keamanan dan ketertiban yang kondusif,” tutur Iman Suyudi.@Caca