LENSAINDONESIA.COM : Menjelang Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 31 Juli mendatang, sejumlah penjual hewan kurban mengeluhkan menurunnya daya beli masyarakat akibat pandemi covid-19.

Beberapa penjual hewan kurban menganggap, salah satu faktor lesunya pembelian akibat banyak sekolah yang masih diliburkan pemerintah.

Ngademin (47) salah seorang pedagang hewan kurban di sekitar Jl Raya Sememi mengaku, kendati harga dari distributor sapi dan kambing  dari Lamongan masih sama seperti tahun lalu, tetapi hingga hari ini pihaknya baru berhasil menjual tak sampai 50 persen.

“Sama tahun lalu, tapi dalam pemasarannya berkurang karena banyak sekolah libur akibat corona (covid-19). Biasanya sekolahan-sekolahan banyak yang ambil. Ini saya kulakan kambing, kambing 90, baru laku 30 ekor,” terangnya, Selasa (14/7/2020).

Penjual hewan kurban yang sudah bertahun-tahun menjalankan bisnis khusus jelang Idul Adha ini menjelaskan untuk kambing harganya berkisar Rp 2,5 juta hingga Rp 5 juta per ekor. Sedangkan sapi Rp 16,5 juta hingga Rp 26 juta.

Di lokasi tak jauh, Basman (61) pedagang hewan kurban lain asal Lamongan mengaku, penjualannya terbilang lancar walau tak maksimal. Dia mengaku sudah menjual 32 kambing dari 61 ekor yang dikulaknya.

“Sama seperti tahun kemarin, Rp 2,5 juta-Rp 6,5 juta. Saya jualan mulai Kamis kemarin sampai sekarang alhamdulillah sudah laku 32 ekor. Tapi karena pandemi covid-19, saya tahun ini hanya bawa kambing 61 ekor. Padahal tahun kemarin 130 ekor. Saya gak berani spekulasi, kuatir gk laku,” terangnya.

Sedangkan Fathoni (50) penjual hewan kurban di Jl Alas Malang, Surabaya, mengaku tahun ini menaikkan harga jual kambing yang dikulaknya dari distributor daerah Gunung Kawi.

Dia berdalih kenaikan harga kambing sengaja dilakukan distributor akibat pandemi covid-19.

“Harga naik jauh, tahun kemarin kulak Rp 2,5 juta sampai Rp 2,75 juta. Sekarang sekitar Rp 3,3 juta. Pembeli rata- rata nawar dibawah harga Rp 3 juta. Sudah 3 minggu jualan 10 kambing belum laku,” keluh Fathoni.

Hingga saat ini belum pihak dinas terkait di Surabaya yang melakukan pemantauan kelayakan hewan kurban untuk Idul Adha tersebut. @wendy