LENSAINDONESIA.COM: Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto bersama Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi dan Forkooimda mendampingi Gubernur Jabar Ridwan Kamil pimpin rapat evaluasi Covid-19 bertempat di Ruang Siliwangi Makodam III/Siliwangi, Bandung, Senin (13/7/2020).

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyampaikan update perkembangan Covid-19 dalam 7 hari terakhir, banyak kabar yang kurang menggembirakan.

Ridwan Kamil menyampaikan, perkembangan kasus Covid-19 bisa dimonitor selama dua hari terakhir, pelaporan kasus sudah di bawah angka seratus lagi.

“Sebagai pola yang memang sudah kita pahami sehingga lonjakan yang pernah 900 itu memang anomali sudah kita lewati dan kabar dari Pangdam III/Siliwangi untuk Siswa Secapa yang dites kembali yang negatif juga sudah banyak tapi nanti kita update diminggu depan,” ujarnya.

Level kewaspadaan Gugus Tugas Penanggulangan Nasional yang tadinya ada lima yakni, zona hitam, merah, kuning, biru, dan hijau, akan bergeser menjadi zona merah, orange, kuning, hijau. Namun sampai dengan hari ini belum ada pengumuman status yang terkait dengan level kewaspadaan karena sedang mengadakan proses penyesuaian.

Aktivitas umum (keramaian) khususnya pendidikan (Sekolah), lanjut Kang Emil, seharusnya belum diperbolehkan secara tatap muka atau langsung kecuali pada zone hijau. Masyarakat dan media diharap melaporkan kalau ada kegiatan-kegiatan pendidikan yang memaksa tatap muka padahal status wilayahnya tidak hijau itu adalah pelanggaran.

“Hasil kajian saya himbau gugus tugas Kabupaten belum dulu mengijinkan kegiatan-kegiatan yang sifatnya in-door seperti bioskop, mall boleh buka tapi bioskop nanti dulu,” terangnnya

Terakhir kami akan melakukan pendisiplinan karena proses edukasi sudah dilakukan, proses teguran sudah dilakukan sudah masuk sesuai komitmen yaitu tahap ketiga pendisiplinan dengan denda. Jadi akan ada denda nilainya Rp100.000 sampai Rp150.000 kepada mereka yang tidak menggunakan Masker ditempat umum, kalau diruang pribadi itu pilihan, yang diwajibkan itu diluar rumah,” terangnya.

“Akan dimulai ditanggal 27 Juli dan proses itu dilakukan selama 14 hari pemberlakuan dendanya akan dimulai,” ujarnya.@Caca