LENSAINDONESIA.COM: Kasus positif COVID-19 di Provinsi DKI Jakarta terus mengalami peningkatan. Pada hari ini, 24 Juli 2020 terjadi penambahan 279 pasien positif Corona. Sehingga secara kumulatif, total pasien positif di DKI Jakarta mencapai 18.230 orang.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Fify Mulyani, mengatakan dari jumlah tersebut, 11.552 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 768 orang meninggal dunia.

“Sampai dengan hari ini kami laporkan, 1.300 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 4.610 orang melakukan isolasi mandiri (termasuk data Wisma Atlet),” kata Fify dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/07/2020).

Untuk orang berstatus suspek yang masih menjalani isolasi mandiri saat ini sebanyak 1.440 orang. Sementara, suspek yang masih diisolasi di rumah sakit 1.860, dan suspek yang meninggal 2.194 orang.

Fify menambahkan, saat ini di Jakarta tidak ada pasien berstatus probable di rumah sakit. Sementara kasus probable yang masih menjalani isolasi mandiri sebanyak 8.757 orang. Untuk pelaku perjalanan yang masih menjalani isolasi mandiri sebanyak 94 orang.

Sampai Kamis (23/07/2020), Pemprov DKI telah melakukan pemeriksaan PCR sebanyak 499.411 sampel. Pada 23 Juli 2020, dilakukan tes PCR pada 4.802 orang.

Sebanyak 4.078 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru. Hasilnya diketahui sebanyak 279 positif dan 3.799 negatif.

Untuk total rapid test atau tes cepat hingga hari ini telah mencapai 284.233 orang. Hasilnya, 10.031 dinyatakan reaktif Covid-19 dan 274.202 orang dinyatakan non-reaktif.

Kasus reaktif berdasarkan rapid test ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara PCR. Apabila hasilnya positif dilakukan rujukan ke Wisma Atlet atau RS atau dilakukan isolasi secara mandiri di rumah.@LI-13