LENSAINDONESIA.COM: Kusnanto (32) warga Jl Keputih Tegal Timur Baru, yang menjadi bandar sabu, dibekuk unit Reskrim Polsek Sukolilo di pintu portal City Home, Surabaya. Dari tangannya disita barang bukti sabu 69 poket dengan total berat 30,32 gram.

Anggota Polsek Sukolilo yang sudah 2 bulan melakukan pemantauan akhirnya melakukan penyergapan setelah memastikan barang bukti sabu ada pada  tersangka. Namun saat melakukan penangkapan sempat dihalangi satpam setempat, bahkan terlibat baku hantam lumayan seru. Belakangan diketahui satpam tersebut ternyata kaki tangan Kusnanto.

Kapolsek Sukolilo AKP Subiyantana menjelaskan, penyergapan bermula ketika anggotanya mendapat informasi sering adanya transaksi narkoba di kompleks City Home.

“Sejak dua bulan sebelum dilakukan penangkapan, anggota kami sudah melaukan penyelidikan dan tersangka sempat menghilangkan jejak,” terangnya, Minggu (26/7/2020).

Petugas yang tak putus asa melacak akhirnya kembali menemukan jejak tersangka yang sempat berpindah tempat tersebut. Setelah memastikan target membawa sabu cukup banyak, langsung dilakukan penangkapan.

“Saat disergap, tersangka berteriak maling… maling sehingga mengundang satpam setempat datang. Berdalih melerai, satpam ini justru melawan keras sehingga terlibat baku hantam dengan anggota,” tambahya.

“Momen tersebut dimanfaatkan  untuk kabur, namun polisi yang tak ingin buruannya lepas langsung melepas tembakan peringatan yang menciutkan nyali bandar sabu itu. Dia berhasil kami ringkus,” pungkas AKP Subiyantana.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Sulolilo Iptu Zainul Abidin menjelaskan lebih lanjut, saat anggota fokus meringkus bandar sabu, satpam yang sempat terlibat baku hantam diam-diam melarikan diri.

“Kami fokus melakukan penangkapan terhadap tersangka. Namun setelah memeriksa keterangannya, diketahui jika satpam yang melawan anggota di lapangan ternyata juga terlibat dalam peredaran narkoba,” ucapnya.

Petugas yang sudah mengantongi identitas satpam tersebut kini menetapkannya masuk dalam DPO dan saat ini masih diburu.

“Kami sudah kantongi identitasnya, dan anggota saat ini sedang melakukan pengejaran,” pungkas Iptu Zaunul Abidin.

Dari tangan Kusnanto, petugas mengamankan barang bukti sabu sebanyak 69 poket sabu seberat 30,32 gram, 1 Ponsel dan sekrop yang terbuat dari sedotan.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 114 ayat(2) jo pasal 112 ayat (2)UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkootika dan diancam pidana selama 20 tahum penjara. @rofik