LENSAINDONESIA.COM: Kembali, Bupati Jombang membuka tempat wisata di Wonosalam sebagai Wisata Tangguh Semeru.

Wisata Tangguh Semeru Kandang Sapi (Kansa) merupakan salah satu destinasi wisata di Wonosalam yang siap dikunjungi masyarakat.

Tempat wisata edukasi dan mini Waterboom ini dinyatakan dapat dibuka kembali untuk umum setelah hampir tiga bulan tidak beroperasi karena pandemi Covid 19. Para pengunjung diperbolehkan menikmati wisata tersebut dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Owner wisata tangguh Kansa Wonosalam, Oni Imam Mahdi berterima kasih kepada pemerintah atas kebijakan new normal. Pihaknya siap melaksanakan tatanan normal baru untuk menjalankan roda perekonomian Kansa Wonosalam dengan melaksanakan protokol kesehatan sebagaimana aturan yang ditetapkan Pemerintah.

“Saya berterima kasih dan siap menuju tatanan kehidupan baru dengan dibukanya kembali dan tetap melaksanakan protokol kesehatan,” tutur Oni.

Ketua Asosiasi Pariwisata Jombang, Tjahja Fadjari mengatakan bahwa dari 30 pegiat wisata di Kabupaten Jombang, Kansa Wonosalam adalah wisata tangguh kedua yang siap beroperasi menjalankan sesuai Protokol Kesehatan.

“Semoga Kansa Wonosalam dapat menjadi percontohan wisata tangguh lainnya yang ada di Kabupaten Jombang”, tuturnya.

Dengan adanya Wisata Tangguh Semeru tersebut, Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho sangat mendukung dan mengingatkan agar status Wonosalam yang masih putih dari Covid 19, untuk dipertahankan oleh tiga pilar untuk benar-benar menjaga Wonosalam tetap putih.

“Jaga selalu protokol kesehatan, karena di tempat wisata tentu banyak sekali pengunjung yang akan berdatangan. Jadi, mari bersama sama selalu menerapkan protokol kesehatan demi mengurangi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pesan Kapolres.

Kansa merupakan Wisata Tangguh kedua yang dilaunching Bupati Jombang setelah Bale Tani di Kecamatan Bareng. Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menyampaikan bahwa Pemkab Jombang dan juga Pemprov Jatim sangat memperhatikan potensi Wonosalam. Pembangunan infrastruktur jalan juga mendapat perhatian guna mendongkrak sektor pariwisata di Wonosalam.

Dengan adanya launching wisata tangguh yang sudah sesuai dengan standar dan telah menerapkan protokol kesehatan ini bisa menjadi percontohan bagi tempat wisata lainnya di Kabupaten Jombang.

“Untuk tempat wisata, rumah makan yang akan beroperasi kembali sudah ada ketentuannya dalam Perbup, dan tidak ada larangan, asal sudah sesuai dengan ketentuan aturan protokol kesehatan Pencegahan Covid 19 dan mematuhi peraturan yang berlaku,” tutur Bupati Mundjidah.

Bupati Jombang menegaskan tentang aturan itu yakni adanya pembatasan jumlah pengunjung dalam penyediaan kapasitas tempat bagi pengunjung atau pembeli harus ada keseimbangan. Jika sebelum pandemi ini jumlah pengunjung atau pembeli 100% harus bisa dijadikan 50%, kalau berjumlah 50% akan terjadi keseimbangan untuk ruang kosong.

“Dengan demikian akan sesuai dengan protokol kesehatan. Kemarin kita sudah bahas dan rumuskan bersama hal ini,” imbuhnya.

Kansa Wonosalam ini sudah sesuai dengan protokol kesehatan, dari pintu masuk sudah disiapkan cek point untuk cuci tangan dan pengecekan suhu badan dengan thermogun. Hanya saja perlu disiapkan ruang isolasi tentu dengan peralatan kesehatan lengkap sesuai dengan protokol kesehatan karena saat ini masih dalam kondisi pendemi. Pengunjung dari luar kota harus menunjukkan Surat Kesehatan.

Bupati hadir didampingi Kapolres Jombang, Asisten, Staf Ahli Bupati dan beberapa kepala OPD, Forkopimcam Wonosalam. Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menandai peresmian Wisata Tangguh Kansa Wonosalam dengan pemotongan pita serta meninjau kolam renang.@Obi