LENSAINDONESIA.COM: Menghadapi penerapan kebiasaan baru di tengah pandemi cobid-19, Ditreskrimsus Subdit Indagsi Polda Jatim, meluncurkan aplikasi yang mengontrol stok bahan pangan di seluruh Jawa Timur.

Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Suryono mengatakan, aplikasi yang bisa diakses melalui web poskodigitalsatgaspangan.net dan diunduh melalui playstore itu, memudahkan pemantauan di tengah keterbatasan.

“Sehingga pengawasan di lapangan terhadap pemantauan stok distribusi dan harga bahan pokok bisa tetap dilaksanakan,” jelas AKBP Suryono di Polda Jatim, Kamis (30/7/2020).

AKBP Suryono menambahkan, ada lima kategori instansi pangan dalam aplikasi tersebut yang tergabung dalam Satgas Pangan Tangguh mencakup seluruh Jatim.

“Selain Polri, yang terlibat dalam Satgas Pangan adalah Dinas Perkebunan, Pertanian, Peternakan dan Bulog. Di situ lengkap 37 kabupaten dan kota di Jatim sudah terinput,” tambahnya.

Aplikasi itu juga memperlihatkan update statistik terkait turun atau naiknya harga pokok di Jatim. “Setiap hari diperbarui. Ini ada grafiknya, harga sembako dan bahan pokok ada 68 item, yang kita lihat terkait harganya. Dia turun, naik atau statis,” imbuhnya.

AKBP Suryono menambahkan, masyarakat yang mengetahui penyelewengan harga bahan pokok di pasaran, dapat melapor lewat aplikasi itu.

“Jadi masyarakat mengetahui ada penyelewengan atau penyalahgunaan bahan pokok baik itu harga atau pendistribusiannya. Pengadu bisa menambahkan foto, nama sesuai KTP dan pengaduannya apa,” pungkasnya. @wendy