LENSAINDONESIA.COM: Mohammad Ilham Sanusi (22) warga Jl Kejawan Putih Tambak XVI, diringkus petugas Unit Reskrim Polsek Sukolilo karena ketahuan membawa senjata tajam jenis parang 60 cm saat hendak mencari warga kampung tetangganya.

Pemuda yang bekerja sebagai kuli bangunan itu bersama tiga rekannya diduga akan melakukan penyerangan terhadap Rizky, warga Jl Kejawan Putih Tinjang II.

Kanit Reskrim Polsek Sukolilo Iptu Zainul Abidin menjelaskan, saat dilokasi penangkapan, tersangka menanyakan rumah Rizky, terhadap warga yang sedang melakukan kerja bakti.

“Warga yang melihat gelagat tersangka dan mengetahui membawa senjata tajam, sempat adu mulut dan saling dorong,” terang Iptu Zainul Abidin.

Melihat keributan tersebut, anggota Reskrim Polsek Sukolilo yang sedang melakukan Kring Serse tidak jauh dari lokasi, langsung mengamankan tersangka.

“Saat anggota datang, tersangka sempat membuang senjatanya ke jalan yang sebelumnya disimpan di balik bajunya,” tambah Iptu Zainul Abidin.

Kepada petugas, tersangka mengaku senjata tersebut dipinjam dari temannya. “Sajam ini saya pinjam dari teman. Karena sedang mencari orang, ini hanya buat berjaga-jaga saja,” ucapnya.

Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti parang sepanjang 60. Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, petugas menjeratnya dengan pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 tahun 1951 dan diancam pidana penjara selama 12 tahun. @rofik