LENSAINDONESIA.COM: PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memiliki program serangkaian tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), berlandaskan Target-Target Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yang salah satunya terfokus untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Sejak tahun 2019, BUMI sudah memulai proyek Perpustakaan Digital di 6 sekolah di daerah Kabupaten Bekasi yang merupakan tahap awal dari rencana Program Penyediaan 100 Perpustakaan Digital untuk Sekolah di wilayah Bekasi, Tangerang dan Bogor.

Pandemi Covid-19, di tahun ini, tidak menjadi halangan bagi BUMI untuk mewujudkan komitmennya dalam ikut berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan Indonesia.

Dalam merealisasikan program perpustakaan digital, BUMI menggandeng Pendidikan.id sebagai mitra dalam produksi dan pendistribusian. Pendidikan.id (PT Mahoni Edukasi Digital) adalah perusahaan pengembang aplikasi berbasis internet dan teknologi pendidikan di Indonesia yang memiliki tujuan untuk memajukan dunia pendidikan Indonesia berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

Di tahun ini, BUMI akan menyerahkan 44 unit mesin perpustakaan digital di wilayah Bekasi, Tangerang dan Bogor. Hingga hari ini sebanyak 15 sekolah di Bekasi dan 9 sekolah di Tangerang yang sudah menerima perpustakaan digital.

Sesuai target, pada triwulan ketiga, seluruh perpustakaan digital telah dikirimkan ke sekolah-sekolah penerima yang sebelumnya telah diverifikasi melalui proses survei, dimana ketiadaan sarana perpustakaan dan bahan baca menjadi faktor penentu dalam proses verifikasi tersebut.

Vice President Risk Management, GCG and Sustainability Division, PT Bumi Resources Tbk., Elly Slamet, mengatakan, “BUMI percaya bahwa perpustakaan digital sangat bermanfaat bagi para guru dalam menunjang proses pembelajaran dan membantu siswa-siswa dalam mendapatkan bahan ajar dan materi baca dengan cara yang menyenangkan dan gratis.

“Selain itu, dengan adanya perpustakaan digital diharapkan mampu mendekatkan siswa pada wujud teknologi informasi dan komunikasi sebagai salah satu prasyarat keterampilan di era internet 4.0”,” ujar Elly dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (1/8/2020).

Elly menambahkan, bahwa dari hasil evaluasi eksternal tahun lalu terhadap program-program CSR, perpustakaan digital berada pada skor paling tinggi dari sisi kebermanfaatan.

Tirta, Kepala Sekolah SDN Tegal Angus, Kabupaten Tangerang, mengatakan bahwa manfaat akan dirasakan dengan adanya perpustakaan digital di sekolahnya, terutama bagi peningkatan kreativitas pengajaran guru dan peningkatan minat baca siswa.

““Sekolah kami tidak memiliki bangunan perpustakaan dan koleksi bahan baca yang memadai. Maka dari itu, kami yakin dengan adanya perpustakaan digital nilai akreditasi sekolah kami akan lebih baik”,” ujarnya.

Perpustakaan digital yang diserahkan memiliki konten atas 2.500 buku digital kurikulum nasional dari jenjang SD hingga SMA, 1.500 video pengajaran, 50.000 soal try out ujian nasional, dan 300 lebih judul buku edukatif dan komik literasi.

Perpustakaan digital juga memiliki fitur tap download ke ponsel pintar dan laptop tanpa memerlukan koneksi internet. Konten-konten tersebut akan diperbarui setiap satu tahun sekali. Para guru sekolah penerima mendapatkan pelatihan penggunaan perpustakaan digital. Pemberian perpustakaan digital BUMI mencakup garansi hingga tiga tahun.@licom