LENSAINDONESIA.COM: Salah satu rumah yang sekaligus digunakan usaha jahit di Jl Girilaya VI/2, nyaris ludes terbakar, andai tak diselamatkan Tim Walang Kadung, Minggu (2/8/2020) sore.

Arkan, pemilik rumah mengatakan, setelah selesai menjahit pesanan, dia hendak sholat maghrib. Namun tiba-tiba listrik rumahnya padam.

“Saya di atas gak ada apa-apa. Menjelang maghrib saya turun mau sholat di bawah. Tiba-tiba listrik rumah padam, saya keluar NCB saya nyalakan lha kok ada suara ledakan dan api sudah membesar,” terangnya saat di lokasi.

Mengetahui lantai atas terbakar, Arkan meminta bantuan para tetangga untuk memadamkan api dan menghubungi PMK.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surabaya, Dedi Irianto mengatakan, setelah menerima laporan, dia bergegas memberi instruksi kepada anggotanya untuk segera ke lokasi.

“Respon time kami 7 menit tercapai, karena dari pos TVRI yang terdekat, langsung meluncur tadi. Pemadaman kurang lebih 30 menit, api pokok sudah padam. Alhamdulillah tidak ada korban,” ujarnya.

Karena lokasi gang yang sempit, ia menerjunkan 3 unit tim walang kadung untuk menjangkau titik kebakaran.

“PMK nya 10 unit sama 3 walang kadung. Ada bantuan dari pos Dupak juga,” imbuhnya.

Dedi menyebut, jika di lantai 2 terdapat bahan yang mudah terbakar, sehingga membuat api cepat membesar. “Karna diatas itu banyak bahan yg mudah terbakar kelas A, seperti kain dan lain sebagainya,” pungkasnya. @wendy